Polda Bali Terjunkan Ribuan Personel untuk Pawai 6.347 Ogoh-ogoh di Bali - Kompas.com

Polda Bali Terjunkan Ribuan Personel untuk Pawai 6.347 Ogoh-ogoh di Bali

Kompas.com - 14/03/2018, 19:38 WIB
Pemuda mengarak Ogoh-ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk saat Festival Ogoh-ogoh di Semarapura, Klungkung, Bali, Minggu (11/3/2018). Festival Ogoh-ogoh se-Kabupaten Klungkung tersebut digelar untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Pemuda mengarak Ogoh-ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk saat Festival Ogoh-ogoh di Semarapura, Klungkung, Bali, Minggu (11/3/2018). Festival Ogoh-ogoh se-Kabupaten Klungkung tersebut digelar untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940.

DENPASAR, KOMPAS.com - Polda Bali beserta jajarannya akan melaksanakan pengamanan kegiatan pawai ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh akan diarak pada saat hari Pengrupukan, tepatnya sehari sebelum perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940. Nyepi tahun 2018 akan jatuh pada Sabtu (17/3/2018).

“Ada 6.347 ogoh-ogoh di seluruh Bali yang akan diarak pada saat malam Pengrupukan. Pengamanannya di-back up sekitar 22.000 pecalang se-Bali bersama stakeholder lainnya,” kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja, Rabu (14/3/2018).

Dia menambahkan, Polda Bali akan menerjunkan 5.630 personel untuk mengamankan pawai ogoh-ogoh. Pengamanan akan dilaksanakan secara total karena perayaan Nyepi tahun 2018 bertepatan dengan tahapan kampanye.

"Dalam pengamanan ini, pihak kepolisian mengedepankan kegiatan preventif yang didukung dengan kegiatan preemtif, intelijen dan penegakan hukum," ujarnya.

Baca juga : Pawai Ogoh-ogoh Sambut Nyepi Jadi Wahana Wisata Unik di Mamuju Tengah

Hengky mengimbau agar pawai ogoh-ogoh tidak diwarnai kekerasan atau tindak pidana.

“Seluruh masyarakat Bali agar ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing dengan saling menghormati dan menghargai antarumat beragama,” imbuhnya.

Baca juga : Hiasi Festival Cap Go Meh di Bogor, Pawai Ogoh-ogoh Disambut Antusias

Kompas TV Ogoh-Ogoh yang diarak ini merupakan simbol dari Butakala atau kekuatan jahat


Komentar

Terkini Lainnya

Deddy Mizwar Proyeksikan Pantai Cidaun Menjadi Pelabuhan Samudera

Deddy Mizwar Proyeksikan Pantai Cidaun Menjadi Pelabuhan Samudera

Regional
10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

Edukasi
Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Megapolitan
Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Megapolitan
FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

Nasional
Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Regional
Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Nasional
Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Nasional
Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik 'Prostitutif' di Bulan Ramadhan

Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik "Prostitutif" di Bulan Ramadhan

Regional
Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Megapolitan
THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

Megapolitan
Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Nasional

Close Ads X