Kapal dan Perahu Pancung Tabrakan di Batam, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 14/03/2018, 14:07 WIB
Salah satu korban tabrakan kapal pancung dengan KM Tama Jaya di perairan Belakang Padang pagi tadi. KOMPAS.COM/ DOK POLSEK BELAKANG PADANGSalah satu korban tabrakan kapal pancung dengan KM Tama Jaya di perairan Belakang Padang pagi tadi.

BATAM, KOMPAS.com - Kecelakaan laut terjadi di perairan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 08.30 WIB. Insiden yang melibatkan perahu pancung dengan Kapal Motor Taman Jaya ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Korban tewas atas nama Buang Saten (48), warga Belakang Padang yang merupakan penumpang perahu pancung. Buang meninggal dunia saat akan dibawa rumah sakit BP Batam Sekupang.

Kapolsek Belakang Padang, AKP Ulil Rahim kepada Kompas.com membenarkan kecelakaan laut yang merenggut satu nyawa ini.

Hanya saja Ulil mengaku belum mengetahui kronologi kejadian itu.

"Masih dalam pengembangan dan pemeriksaan Ditpolairud Polda Kepri," kata Ulil, Rabu (14/3/2018).

Adapun identitas korban tenggelam dari kapal pancung antara lain Sinan (31), Adam S (60), Larusuh (46) dan Buang Saten (48). Nyawa Buang Saten tak bisa diselamatkan.

Baca juga : Rumput Laut Warga Nunukan Ganggu Jalur Pelayaran Kapal

Sementara penumpang KM Tama Jaya yang tenggelam di antaranya Agus Supriansyah (28), Iswandi (49), Bambang (30) dan Neng (32).

"Dari delapan korban, tujuh korban dinyatakan selamat dan yang meninggal dunia hanya Buan Saten," jelas Ulil Rahim.

Saat ini, korban sudah dikebumikan di kediamannya di Belakang Padang. Sementara korban yang selamat masih diperiksa di Ditpolairud Polda Kepri.

BNPP Batam evakuasi perahu pancung

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kantor Batam sampai saat ini masih melakukan proses evakuasi perahu pancung tersebut.

Akibat tabrakan ini perahu pancung langsung tenggelam dan mengalami kerusakan parah.

"Untuk korban semua sudah kami evakuasi, bahkan korban yang meninngal sudah dibawa ke rumah duka di Belakang Padang. Selanjutnya kami melakukan evakuasi boat pancung yang tenggelam ini," kata Koordinator BNPP Kantor Batam, Handriansyah.

Baca juga : Selundup Pakaian Bekas, Perahu dari Malaysia Ditangkap di Nunukan

Sementara untuk kapal KM Tama Jaya, lanjut Handriansyah, sudah dibawa ke dermaga Ditpolairud Polda Kepri.

"Saat kejadian diketahui sejumlah penumpang tidak ada yang menggunakan life jacket," ujar Handriansyah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Regional
Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Regional
Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Regional
3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X