Polisi Bawa Kabur Tahanan Narkoba, Ditembak Setelah Mobil Dikepung

Kompas.com - 14/03/2018, 11:56 WIB
Bripka SP, polisi yang membawa kabur tahanan narkoba ditembak di bagian kaki. Dia dibawa dengan brangkar dalam rilis, Rabu (14/3/2018) pagi. Banjarmasinpost.co.id/Irfani RahmanBripka SP, polisi yang membawa kabur tahanan narkoba ditembak di bagian kaki. Dia dibawa dengan brangkar dalam rilis, Rabu (14/3/2018) pagi.

BANJARMASIN, KOMPAS.com — Bripka Sp, polisi yang membawa kabur seorang tahanan kasus narkoba bernama Ilhamsari dari selnya di Polresta Banjarmasin, 2 Maret lalu, ditembak di bagian kaki saat ditangkap di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (13/3/2018) malam.

Bripka Sp diduga membawa kabur tahanan narkoba dengan memalsukan surat-surat.

Penangkapan dilakukan petugas gabungan Polda Kalimantan Selatan dan Intelmob Polda Kalimantan Tengah di depan Barata Dept Store, Jalan A Yani, Kota Palangkaraya.

(Baca juga: Kronologi Polisi Pergoki Istrinya Selingkuh dengan Kapolsek)

Saat itu, petugas mengepung mobil yang dibawa Bripka Sp. Namun, Ilhamsari, sang tahanan, tidak ditemukan di dalam mobil tersebut.

Dalam rilis yang digelar, Rabu (14/3/2018), Bripka Sp dibawa dengan brangkar. Kaki kanan dan kirinya dibalut perban. Dia disebut ditembak saat penangkapan.

Penangkapan Bripka Sp bermula saat ada informasi bahwa yang bersangkutan melarikan diri mengendarai mobil Avanza menuju arah Kalimantan Tengah.

(Baca juga: Polisi Bawa Kabur Tahanan Narkoba, Kapolsekta Dicopot)

Tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polda Kalsel, Ditnarkoba, dan Jatanras Polresta langsung bergerak meluncur ke lokasi.

Hingga didapat informasi sekira pukul 15.00, keberadaan Bripka Sp terlacak di Jalan A Yani, Kota Palangkaraya.

Tak mau buruan lepas, tim dari Kalsel yang kala itu masih berada di perjalanan pun mengontak Intelmob Brimob Polda Kalteng.

Beberapa petugas Intelmob langsung melakukan penangkapan terhadap oknum Bripka Sp di lokasi.

(Baca juga: Langka, Kucing Emas Ditemukan Terperangkap di Garasi Rumah di Aceh)

Sebelumnya, Kapolresta Banjarmasin Kombes Anjar Wicaksono pun memerintahkan tembak di tempat dalam memburu Bripka Sp dan tahanan tersebut.

Dia juga melarang tim pemburu kembali ke markas jika belum menemukan Bripka Sp dan tahanan tersebut.

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Ngeri! Bukan Ditangkap Biasa, Ternyata Polisi Harus Dor Dua Kaki Bripka Suparmin Sebelum Ditangkap

 

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X