Order Fiktif Angkutan "Online" Terungkap, Pelaku Punya Ratusan Akun Pelanggan - Kompas.com

Order Fiktif Angkutan "Online" Terungkap, Pelaku Punya Ratusan Akun Pelanggan

Kompas.com - 14/03/2018, 11:43 WIB
Para pelaku order fiktif angkutan online diamankan di Mapolda Jatim.KOMPAS.com/Achmad Faizal Para pelaku order fiktif angkutan online diamankan di Mapolda Jatim.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak lima orang anggota sindikat pelaku order fiktif angkutan online dibekuk polisi di Surabaya. Mereka mengoperasikan 80 gadget dengan ratusan akun pelanggan yang berbeda.

"Mereka juga mendaftar sebagai pengemudi. Para pelaku saling order dengan akun pengemudi dan pelanggan yang berbeda-beda. Masing-masing orang pegang 16 gadget," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (14/3/2018).

Lima pelaku yang diamankan yaitu DCT (35), MGH (33), KDS (26), JS (33), dan MH (35). Seorang di antaranya berperan sebagai bendahara yang mencatat order dan bonusnya. Order yang dipesan biasanya rute pendek dengan nilai transaksi Rp 8.000 hingga Rp 25.000.


"Yang mereka kejar hanya kuantitas order untuk mendapatkan bonus," ujarnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Otak Pelaku Order Fiktif Taksi Online

Dari aksi tersebut, para pelaku setiap hari bisa mendapatkan Rp 1 juta. Dari hasil yang didapat, sebagian disisihkan untuk membayar iuran pemeliharaan gadget dan biaya pembuatan akun baru.

Aksi mereka lalu dicurigai oleh operator angkutan online dan dilaporkan ke polisi.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 35 juncto Pasal 51 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 378 juncto Pasal 55 KUHP.

Baca juga: Begini Cara Taksi dan Ojek Online Buat Order Fiktif Pakai Tuyul

 

Kompas TV Polda Metro Jaya menangkap sindikat order fiktif yang dioperasikan oleh para pengemudi taksi online.

 


Terkini Lainnya

Gerindra DKI Pertanyakan 2.610 Penyandang Masalah Kejiwaan Masuk DPT

Gerindra DKI Pertanyakan 2.610 Penyandang Masalah Kejiwaan Masuk DPT

Megapolitan
Gangguan Sinyal di Stasiun Cakung, Perjalanan KRL Terganggu

Gangguan Sinyal di Stasiun Cakung, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Siksa Murid Pakai Tusuk Gigi, 3 Guru TK di China Ditahan Polisi

Siksa Murid Pakai Tusuk Gigi, 3 Guru TK di China Ditahan Polisi

Internasional
Yusril Hadiri Pelatihan Direktorat Hukum Timses Jokowi

Yusril Hadiri Pelatihan Direktorat Hukum Timses Jokowi

Nasional
Perkuat Kemanan Lalu Lintas di Perbatasan, Bakamla Luncurkan 3 Kapal Patroli

Perkuat Kemanan Lalu Lintas di Perbatasan, Bakamla Luncurkan 3 Kapal Patroli

Regional
Dukungan Kader PAN Menambah Kekuatan Jokowi-Ma'ruf di Daerah

Dukungan Kader PAN Menambah Kekuatan Jokowi-Ma'ruf di Daerah

Nasional
7 Kisah Jimmy Lolos dari Tragedi di Nduga Papua, Dua Kali Tertangkap KKB hingga 16 Jam Terjebak Baku Tembak

7 Kisah Jimmy Lolos dari Tragedi di Nduga Papua, Dua Kali Tertangkap KKB hingga 16 Jam Terjebak Baku Tembak

Regional
Pasca-Putusan MK, Komisi VIII Akan Revisi Aturan Usia Perkawinan Bagi Perempuan

Pasca-Putusan MK, Komisi VIII Akan Revisi Aturan Usia Perkawinan Bagi Perempuan

Nasional
4 Pencuri Bobol Gardu PLN, 1 Pelaku Tewas Tersengat Listrik

4 Pencuri Bobol Gardu PLN, 1 Pelaku Tewas Tersengat Listrik

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pedagang Parsel Musiman Menjamur di Cikini

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pedagang Parsel Musiman Menjamur di Cikini

Megapolitan
PSI: Putusan MK Kemenangan Kecil untuk Perempuan

PSI: Putusan MK Kemenangan Kecil untuk Perempuan

Nasional
Ini Pengakuan Korban-korban Penipuan DP Rumah Murah di Tangsel

Ini Pengakuan Korban-korban Penipuan DP Rumah Murah di Tangsel

Megapolitan
Korupsi Anggaran Makan dan Minum, Sekda dan 2 Anak Buahnya Ditahan

Korupsi Anggaran Makan dan Minum, Sekda dan 2 Anak Buahnya Ditahan

Regional
Berkas Perkara Tersangka Penyuap Bupati Malang Diserahkan ke PN Tipikor Surabaya

Berkas Perkara Tersangka Penyuap Bupati Malang Diserahkan ke PN Tipikor Surabaya

Nasional
Polisi Temukan Tabung Gas 'He' yang Selangnya Tersambung ke Plastik di Wajah Eril Dardak

Polisi Temukan Tabung Gas "He" yang Selangnya Tersambung ke Plastik di Wajah Eril Dardak

Regional

Close Ads X