Tanggapan Ridwan Kamil soal Hasil Debat Pilkada Jabar 2018

Kompas.com - 13/03/2018, 13:06 WIB
Pasangan nomor urut 1 di Pilkada Jabar 2018, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu)  saat hadir dalam acara debat publik di Gedung Sabuga, Bandung, Senin (12/3/2018) malam.  Dokumentasi Tim Media Pasangan Rindu Pasangan nomor urut 1 di Pilkada Jabar 2018, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) saat hadir dalam acara debat publik di Gedung Sabuga, Bandung, Senin (12/3/2018) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat gubernur Jawa Barat dari pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil, berpendapat bahwa debat publik perdana Pilgub Jabar pada Senin (12/3/2018) malam berjalan seru dan kompetitif.

Kondisi itu dinilai sangat baik bagi masyarakat Jawa Barat dalam menentukan calon pemimpinnya lima tahun ke depan.

"Saya kira ini proses agar masyarakat Jabar bisa mengenali program dan kapasitas dari pasangan masing-masing pilihan ada empat, tentu tidak mudah untuk memilih," ucap Emil, sapaan akrabnya, Senin malam.

Emil mengaku sudah menampilkan performa maksimal dalam menjabarkan visi dan misi bersama pasangannya, Uu Ruzhanul Ulum. Meski tak mudah, Emil mengaku cukup puas lantaran mampu menjawab semua pertanyaan dan memaparkan gagasannya.

"Maka, kami pun dengan segala kekurangan menampilkan cara komunikasi gagasan yang terbaik. Tidak mudah, tapi alhamdulilah sebagian besar pertanyaan sudah kami antisipasi. Kami juga sudah latihan," tuturnya.

Baca juga: Dianggap Terlalu Dominan Saat Debat, Begini Penjelasan Ridwan Kamil

Dia berharap pada debat kedua nanti, pasangan Rindu bisa makin kompak berkaca pada hasil debat malam tadi.

"Saya dengan Pak Uu makin lama insya Allah makin mantap sehingga di debat berikutnya kami akan sempurnakan yang kurang. Tentunya kami pertahankan yang positif. Kalau review dari medsos sih baik," jelas Emil.

Dia mengakui jika masih ada kekurangan selama sesi debat perdana tersebut berlangsung. Menurut dia, salah satu yang perlu diperbaiki yakni menganalisis persoalan spesifik.

"Mungkin nanti akan membahas dengan Pak Uu terkait hal spesifik. Tadi ada hal spesifik, Pak Uu disindir di Kabupaten Tasik kan begitu, Pak Uu yang turun. Saya kira itu hal yang mungkin harus diperbanyak lagi isu apa yang nanti dipertanyakan di debat berikutnya," ujarnya.

Baca juga: Debat Pilgub Jabar, Sudrajat dan Ridwan Kamil Adu Argumen Masalah Perempuan

Kompas TV Jawabannya ada dua, satu kepemimpinan, dua teknologi di Kota Bandung.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai PN Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai PN Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Regional
Seorang Dokter Cuit di Twitter Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Reaksi Pemkot

Seorang Dokter Cuit di Twitter Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Reaksi Pemkot

Regional
Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Regional
Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Regional
Ganjar Cek Kesiapan 'New Normal' Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Ganjar Cek Kesiapan "New Normal" Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X