Ponselnya Disita dan Dijual Sang Ibu, Seorang Gadis di Kediri Bunuh Diri - Kompas.com

Ponselnya Disita dan Dijual Sang Ibu, Seorang Gadis di Kediri Bunuh Diri

Kompas.com - 13/03/2018, 12:23 WIB
IlustrasiWWW.PEXELS.COM Ilustrasi

KEDIRI, KOMPAS.com - Seorang remaja putri di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Penyebabnya karena sakit hati setelah ponsel android miliknya disita dan dijual ibunya.

Aprilia Rima Putri (16), remaja asal Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, itu gantung diri dengan seutas tali di belakang rumahnya, Senin (12/3/2018) petang. Dia melakukan aksinya di pohon nangka. Ia sebelumnya naik ke pohon itu dengan menggunakan tangga.

Aksi bunuh diri remaja kelas 3 SMP itu kali pertama diketahui oleh Sugiono (45), paman korban yang sedang mencari pakan untuk ternaknya. Sugiono lalu melaporkan temuan itu kepada ibu korban.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Kediri Ajun Komisaris Setiyo Budi menuturkan, dari pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak dutemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Petugas menemukan tanda-tanda umum pada kasus bunuh diri.

"Murni bunuh diri," ujar Setijo Budi, Selasa (13/3/2018).

Baca juga : Seorang Siswi SMA di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sedangkan motif bunuh diri, Setijo menambahkan, diduga karena sakit hati. Sebab, dari keterangan keluarga, sebulan yang lalu sang ibu memarahinya karena kerap bermain ponsel lalu menyita ponsel dan menjualnya.

Aksi ibunya itu ternyata dibalas oleh korban dengan menjual sepeda motor matik milik keluarga sekitar dua minggu lalu. Hasil penjualan motor itu sebagian oleh korban dibelikan 2 buah ponsel.

Setelah itu, korban mendiamkan ibunya hingga kemudian ditemukan gantung diri itu.

Baca juga : Nenek Ini Gantung Diri dalam Keadaan Masih Pakai Mukena

Atas peristiwa itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa pakaian dan alat yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya. Sedangkan jenazah korban kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

"Keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah dan menerimanya sebagai musibah," pungkas Setijo Budi.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Web: intothelightid.wordpress.com Save yourself

Facebook: Save Yourselves

Instagram: @saveyourselves.id

Line: @vol7047h Web: saveyourselves.org


Kompas TV Seorang warga binaan rumah tahanan negeri di Kabupaten Bangli, Bali, ditemukan tewas gantung diri di kebun warga.

Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X