Debat Pilkada Jabar, KPU Sebar 2.000 Undangan dan Libatkan 18 Pakar

Kompas.com - 12/03/2018, 12:34 WIB
Debat publik pertama Pilkada Jawa Barat 2018 akan digelar di Kompas TV pada Senin (12/3/2018) pukul 12.30 WIB. Debat akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi. Kompas TVDebat publik pertama Pilkada Jawa Barat 2018 akan digelar di Kompas TV pada Senin (12/3/2018) pukul 12.30 WIB. Debat akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyebar sekitar 2.000 undangan untuk menyaksikan secara langsung debat perdana Pilkada Jawa Barat 2018 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Senin (12/3/2018).

Komisioner KPU Jabar Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Pemilih, Nina Yuningsih, mengatakan, dari 2.000 undangan tersebut, tiap pasangan calon mendapat jatah 300 undangan bagi para pendukungnya.

"300 undangan masing masing tim pendukung. Totalnya 2.000 undangan," kata Nina saat dihubungi via telepon seluler, Senin siang.

Debat perdana kali ini mengambil tema "Ekonomi, Politik, Pemerintahan Daerah, Infrastruktur, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Industri, Perdagangan dan Teknologi, Umum, dan Koperasi".

KPU Jabar melibatkan 18 pakar dan guru besar sebagai perumus debat.

Baca juga: KPU Jabar Tetapkan 4 Paslon Kontestan Pilkada Jawa Barat 2018

"Dari 18 itu, salah satunya Prof Asep Warlan, Prof Suryadi, dan lainnya. Konsepnya kita tidak ada panelis, tapi dikendalikan oleh moderator Rosiana Silalahi," ucapnya.

Untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah pendukung pasangan calon, panitia telah menyediakan dua titik nonton bareng lengkap dengan dua layar besar di luar gedung.

"Kami sudah berkoordinasi dengan keamanan, yang boleh masuk ke area hanya yang memiliki ID dari KPU. Insya Allah kami siapkan layar besar juga ada dua untuk nonton bareng," tuturnya.

Debat publik yang disiarkan secara langsung oleh Kompas TV pada malam nanti terbagi dalam enam sesi dengan total durasi 120 menit.

Baca juga: KPU Jabar Segera Pecat Komisioner Garut yang Diduga Terlibat Kasus Suap

Dalam sesi kedua hingga sesi keempat, moderator akan memberikan sejumlah pertanyaan kepada setiap pasangan calon, lalu pasangan calon lain akan menanggapinya. 

Khusus pada segmen terakhir, yakni segmen keenam, para pasangan calon diberikan kesempatan untuk memilih pertanyaan yang telah disediakan sekaligus memberikan pernyataan penutup.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pratu Roy Vebrianto Gugur dalam Kontak Senjata, KKB Disebut Menyerang dari Ketinggian

Pratu Roy Vebrianto Gugur dalam Kontak Senjata, KKB Disebut Menyerang dari Ketinggian

Regional
Modus Ritual Pakai Boneka Kayu hingga Bekicot, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah

Modus Ritual Pakai Boneka Kayu hingga Bekicot, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah

Regional
Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Sebelum Dibuntuti dan Tewas Dibacok Teman Kos, Susiato Ucapkan Kalimat Ini ke Pelaku

Regional
Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Regional
Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Regional
Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Regional
Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Regional
Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Regional
RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Regional
KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X