Duta Besar Vatican Pimpin Pemberkatan Gereja MRPD Pancasila Pontianak

Kompas.com - 11/03/2018, 19:49 WIB
Duta Besar Vatican untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo saat memimpin liturgi Misa Pemberkatan Gereja Katolik MRPD Pancasila Pontianak, Kalimantan Barat (11/3/2018) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANDuta Besar Vatican untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo saat memimpin liturgi Misa Pemberkatan Gereja Katolik MRPD Pancasila Pontianak, Kalimantan Barat (11/3/2018)

PONTIANAK, KOMPAS.com – Duta Besar (Dubes) Vatican untuk Indonesia Monsigneur (Mgr) Piero Pioppo memimpin prosesi liturgi pemberkatan Gereja Katolik Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pancasila, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (11/3/2018).

Piero yang datang untuk pertama kalinya ke Kalimantan Barat itu langsung disambut dengan tarian Dayak dan belasan pasangan yang mengenakan pakaian adat nusantara ketika tiba di depan gedung gereja, Minggu pagi.

Dalam memimpin misa pemberkatan, Piero didampingi Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus, Uskup Sanggau Mgr Julius Giulio Mencuccini, Uskup Emeritus Hirronimus Bumbun dan konselebran para imam Katolik.

(Baca juga: Wali Kota Bekasi Batal ke Vatikan, Apa Alasannya?)

Dalam sambutannya, Piero menekankan agar umat Katolik senantiasa menjaga persatuan dan menghormati umat agama lain. Kehadirannya di Pontianak sebagai gembala agung, juga memberikan pesan dan semangat untuk selalu menjaga perdamaian.

"Saya senang berada di Indonesia, terlebih bisa hadir disini di Gereja Maria Ratu Pencinta Damai Pontianak yang begitu indah," ungkap Pieoro dalam bahasa Italia yang diterjemahkan oleh Pastor William Chang.

Kehadiran Piero dalam pemberkatan gereja nomor dua terbesar di Kalimantan Barat itu guna memenuhi undangan Uskup Agung Pontianak. Sebelumnya, Piero direncanakan memimpin pemberkatan sekaligus peresmian gereja MRPD Pancasila pada 1 Januari 2018 lalu.

Sementara itu, Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus mengungkapkan kedatangan Piero Pioppo ke Pontianak mewakili Paus Fransiskus sebagai gembala utama umat Katolik di seluruh dunia.

"Kedatangan beliau adalah untuk memberikan support dan kekuatan kepada umat Katolik untuk tetap bersatu," ujar Agustinus Agus.

"Dan di mana-mana beliau itu mengajak umat Katolik untuk damai, untuk menghargai kebhinekaan, untuk menghargai orang lain. Tadi dalam khutbah pun menekankan itu,” sambungnya.

Agus juga berharap kepada setiap umat untuk saling menjaga kebersamaan, bersatu untuk memperjuangkan kedamaian.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X