Kompas.com - 11/03/2018, 07:18 WIB
Tentara. ThinkstockTentara.

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kodim 1621 Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengamankan Frengki Selan, seorang TNI gadungan.

Frengki yang berasal dari Desa Teas, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS, diamankan karena mengaku anggota TNI dan menipu dua orang warga setempat

Komandan Kodim 1621 TTS Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo mengatakan, Frengki diamankan di rumah Yulius Sabat, warga Desa Teas.

"Frengki Selan kita amankan karena diduga terlibat kasus penipuan dan mengaku anggota TNI-AD yang berdinas di Ajen," ungkap Rhino kepada Kompas.com, Sabtu (10/3/2018) sore.

Kejadian itu bermula ketika anggota Unit Inteldim 1621/TTS mendapat telepon dari anggota TNI lainnya yang bertugas di lapangan.

Dilaporkan bahwa warga bernama Krismas Selan menjadi korban penipuan Frengki.

Selanjutnya, anggota Unit Inteldim 1621/TTS melakukan penyelidikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dua anggota TNI dan korban (Krismas Selan) menyusun siasat untuk meghubungi pelaku (Frengki Selan) melalui telephone genggam, di mana korban menyampaikan kepada pelaku bahwa sekarang bisa datang ke rumah pelaku untuk mengambil tambah kayu cendana yang sudah disiapkan," jelasnya.

Pelaku, lanjut Rhino, kemudian meminta korban untuk menjemputnya karena berada jauh dari desa tersebut. Korban lalu menjemput pelaku menggunakan sepeda motor jenis.

Saat korban menjemput pelaku, dua orang anggota TNI membuntuti dari belakang. Korban lalu menurunkan pelaku di rumah Yulius Sabat dan melanjutkan perjalanan ke rumah orangtuanya.

Pelaku kemudian masuk dan menunggu di dalam rumah Yulius Sabat. Tak berselang lama, dua anggota TNI masuk ke dalam rumah itu dan memeriksa apakah benar-benar pelaku adalah anggota TNI-AD.

Namun, setelah diinterogasi, ternyata Frengki Selan bukan anggota TNI-AD. Frengki kemudian dibawa ke Markas Kodim 1621/TTS untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Setelah diperiksa, ternyata pelaku sudah menipu dua orang warga. Pelaku menjanjikan akan meloloskan dua korban itu menjadi anggota TNI," jelasnya.

Para korban diketahui membayar sejumlah uang kepada pelaku.

"Korban yang pertama sudah membayar Rp 22 juta dan korban yang kedua bayar menyetor Rp 2 juta. Pelaku mengaku-ngaku sebagai anggota TNI sejak Februari 2018 lalu," jelasnya.

Saat ini, kata Rhino, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada pelaku untuk mengetahui ada tidaknya korban lain.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.