Cagub Sutarmidji Jamin Keberadaan Pertambangan Emas Rakyat di Kalbar

Kompas.com - 10/03/2018, 20:39 WIB
Calon Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji saat melakukan safari kampanye di Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (9/3/2018). Kompas.com/ Dokumen Media Center Midji NorsanCalon Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji saat melakukan safari kampanye di Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (9/3/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Calon Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memastikan akan mengatasi permasalahan pertambangan emas tanpa izin (Peti) yang terjadi di berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

Menurut mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini, sengketa lahan pertambangan emas menjadi permasalahan serius di Kalimantan Barat.

"Banyak konflik yang terjadi antara polisi dengan masyarakat terkait pertambangan emas tanpa izin," ujar Sutarmidji dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/3/2018).

"Seharusnya hal ini tidak terjadi mengingat undang-undang telah mengatur terkait wilayah pertambangan rakyat," sambungnya.


Sutarmidji yang maju dalam kontestasi Pilkada Kalbar dengan nomor urut tiga ini juga menjelaskan bahwa dirinya akan mengatasi masalah pertambangan emas tanpa izin di Kalimantan Barat.

Baca juga : Didampingi Pendukung, 3 Paslon Cabut Nomor Peserta Pilkada Kalbar

Selama ini, pertambangan emas ilegal karena hak dari masyarakat yang belum diberikan sepenuhnya. Pertambangan emas tanpa izin ini, sebut Sutarmidji, terjadi karena hak dari masyarakat belum sepenuhnya diberikan.

"Di undang-undang sudah diatur hal tersebut. Kita harus berikan hak masyarakat agar tidak ada lagi pertambangan emas tanpa izin," jelas Sutarmidji.

Wilayah pertambangan rakyat tersebut mestinya harus dikelola dengan baik. Terlebih, manajemen lahan di Kalimantan Barat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Harus ada manajemen lahan di Kalimantan Barat untuk rakyat. Harus diatur dan dikelola mana yang lahan untuk rakyat. Semua kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat ke depannya," katanya.

Baca juga : Tiga Pasang Calon Siap Bertarung di Pilkada Kalbar

Sutarmidji menjamin bahwa dirinya akan memberikan hak rakyat sesuai dengan undang-undang tentang penetapan wilayah pertambangan emas tanpa izin.

"Jika terpilih menjadi Gubernur Kalbar, saya jamin masyarakat mendapatkan haknya terkait lahan pertambangan, sesuai dengan undang-undang yang mengatur penetapan wilayah pertambangan emas tanpa izin," janjinya kepada ribuan orang di Lapangan Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang dalam rangkaian safari kampanye di wilayah tersebut.

Sutarmidji yang berpasangan dengan Ria Norsan akan bertarung bersama dua pasang kandidat lainnya, yaitu pasangan Milton-Boynan dan pasangan Karolin-Gidot.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Regional
Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Regional
Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Regional
Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X