Jalan Trans-Sulawesi Putus, Tebing Gunung Dikikis untuk Jalur Alternatif

Kompas.com - 09/03/2018, 15:27 WIB
Jalan trans-Sulawesi putus total, tebing gunung dikeruk untuk dijadikan jalan alternatif. KOMPAS.com/JunaediJalan trans-Sulawesi putus total, tebing gunung dikeruk untuk dijadikan jalan alternatif.

MAJENE, KOMPAS.com – Jalur lintas barat atau jalinbar Sulawesi, tepatnya di Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang ambles sejak tiga pekan lalu akhirnya putus total.

Pergerakan tanah ambles yang terus merosot, terutama saat diguyur hujan deras, membuat seluruh jalur lintas provinsi di Majene tersebut terputus. Ribuan kendaraan dari dua arah pun tertahan di lokasi itu.

Kemacetan parah di jalur penghubung antar-provinsi di Sulawesi ini bahkan mencapai dua kilometer dari dua arah berlawanan, baik dari arah Makassar ke Mamuju maupun sebaliknya.

Untuk mengurai kemacetan panjang kendaraan, Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 13 Makassar dan Dinas Pekerjaan Umum Majene terpaksa mengikis tebing gunung di salah satu sisi jalan agar kendaraan yang tertahan bisa melintas.

Baca juga: Pembebasan Lahan Jalur Lintas Selatan di Banyuwangi Hampir 100 Persen Rampung

Petugas mengerahkan dua alat berat dan bekerja ekstra untuk mengikis tebing jalan agar bisa dilalui kendaraan.

PPK 03 Majene BBPJN Makassar, Aksa, menyatakan, untuk menghubungkan jalur transportasi itu, kini petugas tengah mengikis tebing jalan agar kendaraan yang terjebak sejak pagi bisa melintas di lokasi jalan darurat.

Namun, langkah ini bukan solusi yang baik. Sebab, tanah di sekitar lokasi terus bergerak dan mengikis badan jalan, terutama sata hujan deras terjadi.

“Jalan alternatif dibuat dengan mengikis lereng gunung agar kendaraan bisa melintas,” kata Aksa, Jumat (9/3/2018).

Untuk menjaga para pengendara yang saling berebut kesempatan untuk melintas, polisi bersiaga di lokasi kejadian dan memberlakukan sistem buka tutup arus kendaraan selama proses pemadatan jalan darurat berlangsung.

Baca juga: Jalan Putus karena Longsor di Kendal, Warga Harus Memutar Sejauh 10 Km

Sementara itu, Bupati Majene Fahmi Massiara dan jajarannya yang memantau langsung kondisi jalan putus tersebut mendesak BBPJN Makassar untuk segera memperbaiki jalan ambles itu agar tidak mengganggu perekonomian masyarakat.

“Kami berharap BBPJN Makassar bisa segera membenahi kondisi jalan yang rusak. Di lokasi ini sebetulnya hampir tiap tahun terjadi ambles,” ujar Fahmi.

Adapun PPK 03 Majene BBPJN 13 Makassar bersama petugas perencana dan pengawasan jalan nasional segera melakukan survei kondisi tanah. Rencananya, survei menggunakan geolistrik akan dilakukan pada Sabtu pagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

Regional
Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan 'Kesurupan' hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan "Kesurupan" hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Regional
5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

Regional
Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Regional
Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Regional
Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Regional
Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Regional
Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Regional
Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Regional
Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X