Luhut: Kalau Angkutan "Online" dan Non-"online" Masih Ribut, Totok Aja Kepalanya

Kompas.com - 08/03/2018, 19:32 WIB
Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan menunjukkan tanda bukti angkutan telah melakukan uji kir. KOMPAS.com/Achmad FaizalMenko Kemaritiman Luhut Pandjaitan menunjukkan tanda bukti angkutan telah melakukan uji kir.

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan menyebutkan, saat ini sudah tidak ada lagi konflik antara angkutan online dan non-online. Pemerintah, kata dia, sudah menyusun regulasi, bahkan memberikan subsidi untuk pembuatan SIM A Umum dan uji kir.

"Sekarang sudah tidak ada lagi bertengkar antara angkutan online dan non-online. Jika masih ada yang ribut, totok aja kepalanya," kata Luhut seusai memantau pelaksanaan uji kir gratis di UPT Balai Uji Kir Wiyung, Surabaya, Kamis (8/3/2018).

Kata Luhut, hidup bernegara harus ada aturan. Aturan angkutan online yang dibuat sudah mewakili aspirasi masing-masing pihak.

"Kalau tidak mau aturan, pergi kau ke negara yang tidak ada aturannya," terang Luhut.

Baca juga: Tolak Angkutan Online, Ribuan Sopir Angkot di Garut Mogok Senin

Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek telah menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pengemudi taksi online, di antaranya mengantongi SIM A Umum dan mobil lulus uji kir.

Dua regulasi tersebut kerap kali dikeluhkan oleh para pengemudi taksi online. Sebab, biaya yang akan dihabiskan untuk membuat SIM A Umum bisa mencapai Rp 500.000.

Adapun uji kir gratis yang disponsori Kementerian Perhubungan digelar di 10 kota, yaitu di Surabaya, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Makassar, Medan, Pekanbaru, dan Palembang.

Baca juga: Organda Garut Minta Angkutan Online Juga Tak Beroperasi Selama Mogok

 

Kompas TV Ratusan sopir angkot dan ojek pangkalan melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Subang.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Regional
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Regional
Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Regional
Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Regional
Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Regional
Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Regional
Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Regional
Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Regional
Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

Regional
RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

Regional
Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Regional
Detik-detik 2 Petani Meninggal akibat Disengat Lebah

Detik-detik 2 Petani Meninggal akibat Disengat Lebah

Regional
Jembatan Utama Putus, Ibu Hamil Ditandu Melintasi Batang Bambu

Jembatan Utama Putus, Ibu Hamil Ditandu Melintasi Batang Bambu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X