Kompas.com - 07/03/2018, 16:55 WIB
Kejaksaan Negeri Semarang menunjukkan uang pungli di Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Semarang, Rabu (7/3/2018). KOMPAS.com/Nazar NurdinKejaksaan Negeri Semarang menunjukkan uang pungli di Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Semarang, Rabu (7/3/2018).

SEMARANG, KOMPAS.comKejaksaan Negeri Semarang, Jawa Tengah, menetapkan satu tersangka atas kasus pungutan liar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang. Salah satu pejabat BPN berinisial WR ditetapkan sebagai tersangka.

"WR saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kepala Kejari Semarang Dwi Samudji saat konferensi pers bersama jajarannya dan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Rabu (7/3/2018).

Dwi menerangkan, sebelum ditetapkan tersangka, WR diamankan petugas pada Senin (5/3/2018). Dia diamankan bersama Kepala BPN berinisial SR dan dua pegawai kontrak, yaitu J dan F.

Keempatnya lalu diperiksa secara maraton hingga penyidik menemukan sejumlah barang bukti lainnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas lalu menemukan uang dalam bentuk gelondongan hingga totalnya mencapai Rp 600 juta.

Baca juga: Uang Pungli BPN Kota Semarang Bertambah Jadi Rp 600 Juta

Uang tersebut tersimpan di dalam ratusan amplop yang tersebar di rumah WR, kendaraan, dan tas milik tersangka.

"Berkaitan dengan (operasi) kemarin diamankan empat orang, S, WR, J, dan F. Salah satunya tadi (Kepala BPN). Kammi amankan bahwa dia yang paling bertanggung jawab," tambah Dwi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di BPN, WR bertugas sebagai Kepala Subseksi Pemeliharaan Data Pertanahan. Dia dijerat dengan dakwaan Pasal 11 atau Pasal 12 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Untuk saat ini baru WR, lainnya masih sebagai saksi," ucapnya.

Dalam penyelidikan, petugas menemukan uang Rp 600 juta yang diduga hasil pungutan liar di BPN. Padahal, saat penangkapan pada Senin (5/3/2018), uang pungutan yang ditemukan sebanyak Rp 32,4 juta.

Baca juga: Pungli, Kejaksaan Amankan Pejabat BPN Semarang dan Amplop Berisi Uang

Kompas TV Mereka dilaporkan atas dugaan penyalahgunaan wewenang pengelolaan aset daerah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.