Tersulut Emosi, Seorang Ayah Bunuh Anak Kandungnya secara Sadis

Kompas.com - 05/03/2018, 22:27 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

MAGETAN, KOMPAS.com — Seorang ayah di Dukuh Balebatur, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tega membunuh anak kandungnya sendiri, Senin (5/3/2018).

Ahmad Kohir (44) tega menghabisi nyawa Muhammad Aziz (17), anak kandungnya sendiri, dengan cara sadis di bagian kepala korban.

Kapolres Magetan AKBP Muslimin saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/3/2018) malam, mengatakan, seusai membunuh anaknya, tersangka Kohir langsung menyerahkan diri ke Balai Desa Temboro. Saat ini Kohir sudah ditahan di Mapolsek Karas.

Menurut Muslimin, petaka yang menimpa Aziz bermula saat terjadi cekcok adu mulut dengan ayah kandungnya. Tak kuasa menahan emosi, Kohir langsung menghantamkan palu hingga  berakibat korban meninggal dunia. 

Muslimin menjelaskan, sebelum peristiwa naas itu menimpa Aziz, beberapa hari belakangan tersangka dan korban sering cekcok mulut.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung

Informasi yang dihimpun, korban sering meminta uang kepada ayah kandungnya yang berprofesi sebagai buruh tani. Untuk memenuhi permintaan korban, acap kali tersangka harus meminjam uang kepada tetangganya.

"Puncaknya tadi, tersangka naik pitam hingga akhirnya memukul kepala korban," tutur Muslimin.

Dari olah tempat kejadian perkara, kata Muslimin, polisi menyita sejumlah barang bukti   dan ponsel milik korban.

"Saat berada di lokasi kejadian, korban ditemukan di sebuah kamar dalam keadaan meninggal dunia dengan luka terbuka di atas kening dengan diameter 12 sentimeter. Selain itu, ditemukan luka lebam di dada kiri dengan diameter 5 sentimeter," ucap Muslimin.

Baca juga: Ditemukan, Mayat Wanita Dicor di Dalam Bak Mandi

Kompas TV Mantan Wakapolda Sumatera Utara ditemukan tewas di rumahnya di Kota Malang dalam kondisi kedua tangan tersayat.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Simalungun Rusak akibat Longsor dan Banjir

Puluhan Rumah di Simalungun Rusak akibat Longsor dan Banjir

Regional
Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Regional
Kasus Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

Kasus Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

Regional
Bawaslu Klaim Kasus Covid-19 di Daerah yang Gelar Pilkada Cenderung Turun

Bawaslu Klaim Kasus Covid-19 di Daerah yang Gelar Pilkada Cenderung Turun

Regional
Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

Regional
Rizieq Shihab Akan Dipanggil Polisi Terkait 2 Kasus Berbeda di Bogor

Rizieq Shihab Akan Dipanggil Polisi Terkait 2 Kasus Berbeda di Bogor

Regional
Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

Regional
KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

Regional
10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

Regional
Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar

Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar

Regional
Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

Regional
Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

Regional
Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

Regional
KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X