Cerita Prajurit TNI Lamar Kekasih Seusai Terjun Payung, Jatuh Cinta dari Facebook

Kompas.com - 05/03/2018, 07:50 WIB
Prajurit Brigif Para Raider 3/1, Kopda Joni Ambuang melamar kekasihnya, Ertyn Pakinja dok. KompasTVPrajurit Brigif Para Raider 3/1, Kopda Joni Ambuang melamar kekasihnya, Ertyn Pakinja

PALOPO, KOMPAS.com - Aksi romantis Kopda Joni Ambuang, prajurit TNI dari Kesatuan Brigadir Infanteri Para Raider 3, membuat hati warga dan undangan yang hadir di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mendadak hangat.

Dia melamar kekasihnya, Ertyn Pakinja, di depan ratusan orang yang hadir di lapangan itu sesaat setelah mendarat dari aksi terjun payung yang dilakukannya bersama dengan rekan-rekannya.

Sambil membawa buket bunga berwarna biru, kuning dan putih, dia sujud di depan kekasihnya itu dan melamarnya. Aksinya dilihat oleh ratusan pasang mata dan tentu saja komandan-komandannya.

(Baca selengkapnya: Aksi Romantis Prajurit TNI, Lamar Kekasih setelah Mendarat dari Terjun Payung)

Ertyn tersipu tetapi sigap menyambut buket bunga yang diberikan Kopda Joni. Hari itu, 15 Februari pagi, dia resmi dilamar. Momen itu langsung diabadikan oleh orang-orang yang berada di sekeliling mereka.

Kopda Joni mengaku bahwa rencananya mereka akan menikah pada 14 April mendatang.

Berkenalan di Facebook

Kopda Joni dan Ertyn sudah berkenalan di media sosial Facebook pada November 2017. Awalnya hanya iseng berkenalan. Namun, Kopda Joni mengaku sudah langsung jatuh cinta begitu melihat foto kekasihnya.

Interaksi mereka hanya berlangsung di Facebook hingga keduanya memutuskan berpacaran pada Desember 2017.

Lalu mereka baru bertemu pada Januari 2018. Saat itu, Kopda Joni yang mendapat tugas untuk terjun payung di Kota Palopo tengah melakukan survei lapangan ke lokasi terjun payung hari ini.

(Baca juga: Nikahi Nenek 71 Tahun, Selamat Si Remaja 16 Tahun Bilang "Alhamdulillah")

Dia lalu janji bertemu dengan Ertyn yang sehari-hari bekerja sebagai perawat di Puskesmas Lam Asi, Kabupaten Luwu. Semenjak itu, Kopda Joni langsung berupaya meminta restu kepada orangtua Ertyn untuk melamarnya.

"Apalagi kita berdua seiman, jadi saya putuskan untuk menikahi," kata Kopda Joni.

Sementara itu, Ertyn masih tersipu saat ditanyai perasaannya dilamar di depan banyak orang.

"Saya sangat senang, terharuh dan agak gugup juga. Saya dilamar di depan umum usai melaksanakan terjun payung," kata Ertyn Pakinja. (KompasTV, Tribunnews.com)


 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X