Dituding Bagi-bagi Sembako, Ridwan Kamil Bilang "Saya Tak Pernah Perintahkan"

Kompas.com - 04/03/2018, 09:30 WIB
Ridwan Kamil bersama Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri rapat akbar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Kamis (8/2/2018) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIRidwan Kamil bersama Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri rapat akbar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Kamis (8/2/2018) malam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan para relawannya untuk membagi-bagikan apa pun yang terkait politik uang.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul laporan sejumlah warga dari RW 14 Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ke Panwaslu Kabupaten Bandung, 1 Maret lalu.

Warga melaporkan Ridwan Kamil dan pasangannya, Uu Ruzhanul Ulum, atas dugaan praktik politik uang dengan membagi-bagikan bingkisan sembako kepada korban banjir Sungai Citarum di kawasan tersebut.

"Saya mah tidak pernah menginstruksikan apapun yang terkait politik uang karena itu sudah diharamkan," ujar pria yang kerap disapa Emil ini di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Tamansari, Sabtu (3/3/2018).

(Baca juga: Diduga Bagi-bagi Sembako, Ridwan Kamil dan Uu Dilaporkan ke Panwaslu)

Emil mengaku masih menelusuri kebenaran laporan tersebut. Pasalnya, secara teknis, dia mengaku tak bisa memantau secara intensif setiap kegiatan para relawannya.

Meski demikian, dia mengingatkan semua relawannya untuk selalu menaati aturan yang telah ditetapkan KPU.

"Ini mungkin ada miskomunikasi memberi bantuan tapi distikerin saya kira sudah diperintahkan tidak boleh diulang. Itu hanya miskom saja," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga melaporkan pasangan Rindu (Ridwan-Uu) terkait dugaan politik uang setelah para relawannya membagi-bagikan bingkisan sembako kepada korban banjir.

Bingkisan itu berisi sembako, mie instan dan selimut. Di dalamnya juga terdapat stiker pasangan Rindu (Ridwan-Uu) yang akan bertarung dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018.

Masalah tersebut kini tengah ditangani oleh Panwaslu Kabupaten Bandung.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X