Gugatan Dikabulkan, Jalan JR Saragih di Pilgub Sumut Kembali Terbuka

Kompas.com - 04/03/2018, 07:00 WIB
JR Saragih bersikeras dirinya sudah melengkapi semua persyaratan untuk maju dalam Pilgub Sumut 2018-2023 mendatang KOMPAS.com / Mei LeandhaJR Saragih bersikeras dirinya sudah melengkapi semua persyaratan untuk maju dalam Pilgub Sumut 2018-2023 mendatang

MEDAN, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilihan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara memutuskan mengabulkan sebagian gugatan Jopinus Ramli Saragih dalam sidang komisioner sengketa Pilkada yang diajukan pasangan JR Saragih-Ance Selian.

Dalam putusan tersebut, Bawaslu memerintahkan JR Saragih untuk melegalisasi ulang fotokopi ijazah SMA-nya.

"Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait tata cara legalisasi ijazah bersama-sama dengan KPU Sumut dan diawasi Bawaslu Sumut," lanjut Komisioner Bawaslu Herdi Munte, Sabtu (3/3/2018) malam.

JR Saragih harus menyerahkan dokumen fotokopi ijazahnya dengan tanda terima khusus dan menuangkannya ke dalam berita acara paling lama tujuh hari kerja sejak putusan dibacakan.

Bawaslu pun memerintahkan KPU Sumut untuk membatalkan SK KPU Nomor 07/PL.03.3Kpt/12/Prov/II/2018 tanggal 12 Februari 2018 tentang penetapan paslon Pilgub Sumut yang mencoret JR-Ance dan wajib menerbitkan SK baru. Bawaslu memberi waktu tiga hari bagi KPU Sumut untuk menindaklanjuti putusan.

Putusan ini menjadi pembuka jalan untuk JR-Ance maju dalam arena pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumut 2018-2023 mendatang.

(Baca juga: Tak Lolos Pilkada Sumut, JR Saragih Pun Menangis...)

Seusai persidangan, mantan Bupati Simalungun itu dengan senyum mengembang menemui para pendukung setianya yang memenuhi kantor Bawaslu Sumut. JR Saragih mengaku mensyukuri putusan tersebut dan optimis untuk melangkah.

"Terima kasih Tuhan... Putusan ini berarti JR-Ance akan ikut dalam Pilgub Sumut. Terima kasih Bawaslu, KPU dan kepolisian dan semua pecinta JR. Saya senang kalian membuat nyaman, tidak ada keributan. Itu yang kami harapkan, semoga Sumut semakin maju," katanya.

Sebelumnya, tiga partai politik pengusung JR-Ance yaitu PKB, PKPI dan Demokrat merasa di dzolimi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut karena menggugurkan jagoan mereka dari arena pilgub Sumut dengan menyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Ronald Naibaho selaku Sekretaris Tim Pemenangan JR-Ance menduga ada pihak-pihak yang sengaja menyetir kebijakan KPU Sumut.

"Kami menduga ada permainan politik. Kami melihat surat dari Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta itu tak lazim. Kami harap ada jawaban yang menyejukan dari Bawaslu Sumut. Kami akan terus berjuang terhadap ketidakadilan yang dialami pasangan ini," kata Ronald. 

(Baca juga: "Kami Sudah Serahkan Ijazah S3 JR Saragih, Kenapa Debatkan STTB SMA?")

Sebelumnya diberitakan, tim kuasa hukum JR Saragih mengajukan gugatan ke Bawaslu Sumut atas keputusan KPU Sumut yang menggugurkan pasangan JR Saragih-Ance Silean sebagai peserta pada Pilgub Sumut 2018-2023.

Soal gugat menggugat KPU, bukan hal baru bagi JR Saragih. Pada 6 Desember 2015, tepatnya tiga hari sebelum pelaksanaan pilkada serentak 2015.

Waktu itu dia mendaftarkan diri sebagai petahana yang maju di Pilkada Simalungun. Dia nyaris gagal karena putusan Mahkamah Agung (MA) menyatakan calon wakilnya, Amran Sinaga, melakukan tindak pidana. JR Saragih-Amran Sinaga akhirnya menang.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Regional
Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X