Kompas.com - 03/03/2018, 15:21 WIB
Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti meninjau lokasi penyulingan BBM ilegal di Desa Air Rambang, Prabumuih, Sumatera Selatan. KOMPAS.com/Amriza NursatriaKapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti meninjau lokasi penyulingan BBM ilegal di Desa Air Rambang, Prabumuih, Sumatera Selatan.

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Penyulingan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Air Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Prabumulih, Sumatera Selatan, dibongkar anggota Tim Khusus Pertamina EP Asset 2 Prabumulih dan Tim BKO Operasional Polres Prabumulih pada Rabu (28/2/2018).

Lokasi yang tersembunyi di tengah perkebunan rakyat dan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ogan Ilir ini membuat kegiatan ilegal itu nyaris tak terpantau aparat keamanan.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti yang datang langsung ke lokasi untuk mengecek kegiatan itu, Jumat (2/3/2018), mengatakan, informasi adanya penyulingan ilegal tersebut berasal dari masyarakat.

Seusai menerima informasi, Tim BKO Opsnal Polres Prabumulih lalu menghubungi pihak Pertamina EP Asset 2 Prabumulih untuk berkoordinasi guna menangkap para pelaku.

Sayangnya, saat polisi tiba ke lokasi, tempat itu sudah tidak ada orang. Diduga pelaku sudah mengetahui kedatangan polisi dan langsung melarikan diri.

Baca juga: Polisi Gerebek Pabrik Penyulingan Merkuri di Maluku, Dua Pelajar Terlibat

Di lokasi itu polisi hanya menemukan sejumlah drum dan tong besar untuk menampung minyak mentah dan minyak hasil sulingan yang belum dijual. Ditemukan 5 sepeda motor diduga milik pelaku yang melarikan diri, mesin genset, dan selang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kegiatan ini sepertinya baru dilakukan, dari papan dan peralatan yang digunakan terlihat masih baru,” kata Andes.

Andes menjelaskan, pelaku diduga sudah berpengalaman melakukan penyulingan BBM secara ilegal karena mereka bekerja dengan rapi dan tak terpantau.

“Diduga mereka pemain lama yang sudah berpengalaman bermain di BBM ilegal sebab mereka bekerja sangat rapi dan hampir tak terpantau,” ujarnya.

Andes menambakan, kasus penyulingan ilegal ini akan dikembangkan dan pelaku yang melarikan diri saat ini dalam pengejaran dan diimbau menyerahkan diri.

“Komplotan tersebut terancam Undang-Undang 22 Tahun 2014 tentang Minyak dan Gas dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” tuturnya.

Baca juga: Polisi Surabaya Bongkar Praktik Pengoplosan BBM di Tandon SPBU



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X