Kompas.com - 02/03/2018, 14:22 WIB
Kesenian tradisional memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2018 di Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/3/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Kesenian tradisional memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2018 di Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/3/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Suasana guyub rukun begitu terasa pada perayaan Cap Go Meh 2569/2018 di Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (2/3/2018). Warga Tionghoa dan masyarakat umum membaur bersama menikmati kesenian yang diselenggarakan oleh Yayasan Tri Dharma di Kelenteng Liong Hok Bio.

Ragam kesenian tampil dalam kirab budaya mulai dari kelenteng di selatan Alun-alun Kota Magelang, lalu ke Jalan Pemuda (Pecinan), Jalan Jenggolo, Jalan Tentara Pelajar, dan kembali lagi kelenteng. Ratusan warga Magelang dan sekitarnya menantikan kirab ini.

Ketua Yayasan Tri Bhakti Kota Magelang, Paul Candra Wesi Aji, menuturkan bahwa kirab budaya sudah menjadi agenda rutin untuk merayakan Cap Go Meh atau 15 hari setelah tahun baru Imlek pada 9 Februari 2018.

Selain kesenian khas Imlek, seperti liong, barongsai, dan parade lampion, pada kirab Cap Go Meh juga selalu menampilkan seni tradisional, antara lain jathilan, topeng ireng, soreng, dolalak, warok, pitik walik, reog merapi, dan reog ponorogo.

"Ada 10 kelompok kesenian tradisional yang tampil. Mereka berasal dari Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Purworejo, dan lainnya," jelas Paul di sela kegiatan, Jumat siang.

Baca juga: Wakili Jokowi, Menag Akan Buka Perayaan Imlek-Cap Go Meh di Singkawang

Tahun ini Cap Go Meh mengusung tema "Meningkatkan Persaudaraan Sejati Antar-Umat Beragama”. Tema ini dirasa cocok diangkat mengingat bangsa Indonesia saat ini yang masih diselimuti isu SARA. Pihaknya mengajak para pemeluk agama untuk saling mempererat persaudaraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini masyarakat mudah tersulut isu-isu SARA, kita mengajak masyarakat dari agama apa pun dan golongan mana pun untuk bersatu. Persatuan akan membawa kita pada kebahagiaan, kemakmuran, semua hal akan berjalan lancar," ungkap Paul.

Paul berujar, dalam perayaan umat Tri Dharma, selalu ada kegiatan khusus untuk menghibur dan melibatkan masyarakat lokal. Kerukunan ini sudah terjalin sejak kelenteng ini berdiri lebih dari 100 tahun silam.

Bahkan, pada perayaan Cap Go Meh, petugas keamanan dari organisasi Banser ikut terlibat. Mereka sukarela mengamankan rangkaian kegiatan sampai selesai.

"Tidak ada perbedaan yang menghalangi kami untuk menyuguhkan hiburan bagi masyarakat. Inilah wujud persatuan kami," kata Paul.

Baca juga: Pawai Lampion Cap Go Meh, Wali Kota Singkawang Bagi-bagi Angpau

Sesuai kalender China, tahun ini adalah tahun atau shio anjing, yang diharapkan akan membawa kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, sejahtera, dan kondusif. Terlebih lagi, tahun ini merupakan tahun politik sehingga diharapkan keamanan dan hukum bangsa ini selalu terjaga.

Desi Lia Lististyowati, warga Kota Magelang, mengatakan hampir selalu menyaksikan kirab budaya Cap Go Meh setiap tahun. Menurut dia, kirab ini memiliki daya tarik tersendiri karena cerminan kerukunan antara umat Tri Dharma dengan masyarakat umum yang memiliki ragam latar belakang.

"Suka menonton kirab Cap Go Meh, acaranya unik, karena ada kesenian khas warga Tionghoa dan kesenian tradisional Jawa yang tampil bersamaan. Kita jadi terlihat rukun," ucap Desi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.