Kompas.com - 02/03/2018, 09:30 WIB
Akibat terlibat bentrokan fisik dalam perebutan lahan di Mamuju Utara, Sulawesi Barat, 4 orang terluka, satu di antaranya dilarikan ke rumah sakit. KOMPAS.com/JunaediAkibat terlibat bentrokan fisik dalam perebutan lahan di Mamuju Utara, Sulawesi Barat, 4 orang terluka, satu di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

MAMUJU UTARA, KOMPAS.com – Sekitar 70 warga dan ratusan karyawan perusahaan sawit terlibat bentrok. Mereka mempersoalkan lahan seluas 1.050 hektar di Afdeling Baribi, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang sudah lama jadi sengketa.

Akibat bentrokan tersebut, empat orang terluka. Satu di antaranya dilarikan ke rumah sakit karena luka parah di bagian badan dan wajah.  

Salah seorang warga, Samsal mengatakan, bentrokan antara warga dan karyawan perusahaan sawit bukan yang pertama. Aksi saling pukul ini sudah terjadi berulang kali. 

“Tadi bentrok lagi, ada yang terluka parah. Warga sempat menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan karyawan membela perusahan,” tutur Samsal, Jumat (2/3/2018). 

(Baca juga : Mencekam, Massa Bonek Hampir Bentrok Lawan Para Pendekar Perguruan Silat)

Samsal menjelaskan, sengketa lahan ini sudah berlangsung selama empat tahun. Sejumlah instansi dari pemerintah daerah hingga pusat sudah mencoba membantu. Bahkan DPRD setempat membuat Pansus. Namun sengketa lahan ini tak kunjung usai. 

Seusai bentrokan yang terakhir, warga pergi ke kantor polisi dan melaporkan bentrokan tersebut. Warga datang membawa barang bukti berupa dua buah parang dan dua buah badik yang diduga milik karyawan perusahaan sawit. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

yangdisita dan diduga milik karyawan diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai bukti laporan.

Kapolsek Baras, Pasangkayu, Mamuju Utara, Iptu Nurdin mengaku masih memeriksa laporan warga. Sementara untuk barang bukti, polisi menyita dua barang bukti berupa parang panjang dan dua badik yang diserahkan warga kepada kepolisian.

“Laporannya sedang kami dalami," ucap Nurdin.

(Baca juga : Bentrok, Pengemudi Taksi Online dengan Sekelompok Orang di Terminal Bogor )

Jauhnya lokasi sengketa dengan sarana pengamanan seperti kantor polisi, membuat tak ada pengamanan saat warga dan pihak perusahaan terlibat bentrok.

Kompas TV Serangan udara intensif terus dilakukan di Douma, Suriah. Warga hanya dapat berusaha menghindar dari dampak pengeboman yang dilakukan jet tempur Suriah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.