Kare Kepiting Bu Jum Tambah Laris sejak Dolly Ditutup

Kompas.com - 02/03/2018, 07:39 WIB
Menu spesial kare kepiting warung Bu Jum di Gang Dolly. KOMPAS.com/Achmad FaizalMenu spesial kare kepiting warung Bu Jum di Gang Dolly.

SURABAYA, KOMPAS.com - Berhentinya aktivitas prostitusi di Gang Dolly Surabaya sejak 2014 lalu, ternyata tidak berdampak pada intensitas pengunjung warung spesial menu kare kepiting milik Bu Jum.

Warung yang berlokasi tepat di samping bekas gedung lokalisasi terbesar di gang Dolly itu kini justru semakin terkenal sejak gang Dolly diberi status kawasan produktif bernama "Dolly Saiki Point".

"Justru banyak dari luar kota yang datang kesini," kata Khotimah, adik Bu Jum si pemilik warung.

Menempel popularitas nama Dolly, warung Bu Jum pun menambah nama warungnya menjadi Warung Kare Kepiting Bu Jum Dolly. Warung yang sudah 10 tahun berdiri itu menyajikan menu spesial Kare Kepiting.

"Menu lain juga ada, seperti kare ayam, pecel, olahan cumi, dan beragam menu nusantara lainnya," jelas Khotimah.

(Baca juga : Blusukan ke Eks Dolly, Gus Ipul Borong Krupuk Samijali )

Kare kepiting warung Bu Jum Dolly, rasanya tidak kalah dengan olahan kare kepiting di restoran. Harganya pun cukup terjangkau, hanya Rp 30.000 per porsi. Sayangnya menu kare kepiting memang tidak setiap hari ada, karena harus menyesuaikan stok kepiting.

"Yang paling laris memang kare kepiting," tuturnya.

Kare kepiting Bu Jum juga menjadi langganan pejabat Pemkot Surabaya, termasuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. "Kapan hari saja pesan 250 porsi," ujarnya. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X