Pilkada Kota Baubau, Panwaslu Batalkan Penetapan Roslina-La Ode Yasin

Kompas.com - 02/03/2018, 06:28 WIB
Panwaslu Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membatalkan penetapan satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Roslina Rahim-La Ode Yasin. Keputusan ini dibacakan dalam sidang Musyawarah Sengketa pemilihan yang dipimpin Ketua Panwaslu Baubau, Muhamad Yusran Elfargani, di Kantor Panwaslu, Kamis (1/3/2018) malam. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEPanwaslu Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membatalkan penetapan satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Roslina Rahim-La Ode Yasin. Keputusan ini dibacakan dalam sidang Musyawarah Sengketa pemilihan yang dipimpin Ketua Panwaslu Baubau, Muhamad Yusran Elfargani, di Kantor Panwaslu, Kamis (1/3/2018) malam.

BAUBAU, KOMPAS.com – Panwaslu Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membatalkan penetapan satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Roslina Rahim-La Ode Yasin.

Keputusan ini dibacakan dalam sidang Musyawarah Sengketa Pemilihan yang dipimpin Ketua Panwaslu Baubau, Muhamad Yusran Elfargani, di Kantor Panwaslu, Kamis (1/3/2018) malam.

“Menyatakan batal Surat Keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Baubau, dengan Nomor 20/PL.03.3-/KPT/7472/KOTA/II/2018 tentang Penetapan Paslon Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, sepanjang mengenai penetapan Roslina Rahim dan La Ode Yasin sebagai paslon peserta pemilihan,” ujar Yusran saat membacakan kesimpulan Musyawarah Sengketa, Kamis (1/3/2018).

Panwaslu juga memerintahkan KPU meneliti administrasi dan verifikasi ulang untuk memastikan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atas nama La Ode Yasin.

(Baca juga : Tak Cukup Dukungan, Satu Pasangan Batal Maju dalam Pilkada Kota Baubau )

Panwaslu Kota Baubau mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan pasangan bakal calon, dari jalur perseorangan, Nursalam-Nurmandani, yang tak lolos dalam penetapan pasangan calon.

Pasangan tersebut menggugat berkas SKCK dua calon wakil wali kota Baubau, La Ode Yasin dan Ahmad Arfah, yang pernah dilaporkan ke polisi.

Namun dalam putusan Musyawarah Sengketa, Panwaslu hanya membatalkan penetapan pasangan calon Roslina Rahim-La Ode Yasin.

Sementara itu, Muhamad Taufan, penasehat hukum pasangan calon Roslina Rahim-La Ode Yasin mengaku akan berkonsolidasi terkait keputusan Musyawarah Sengketa tersebut.

“Untuk mengambil langkah terkait keputusan yang dibacakan Panwas ini, apakah nanti mengajukan kode etik atau ada langkah hukum lain dan ataukah menerima putusan,” ujar Taufan.

(Baca juga : 6 Paslon Kandidat Pilkada Kota Baubau Memenuhi Syarat Kesehatan )

Meski merasa keberatan, ia mengembalikan kepada KPU Baubau. Menurutnya, berdasarkan PKPU pasal 52, KPU untuk melakukan verifikasi faktual hanya kepada kejaksaan dan pengadilan negeri.

“Sekali lagi putusan dari Bawaslu, kami tetap mengapresiasi. Pihak termohon melakukan klarifikasi SKCK klien kami dalam hal ini La Ode Yasin," ucapnya. 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X