Dewan Masjid Indonesia: Tak Ada Instruksi agar Marbut Masjid Rekayasa Penganiayaan

Kompas.com - 01/03/2018, 22:47 WIB
Berita palsu atau bohong (hoaks) kini banyak bertebaran di dunia maya. Masyarakat diimbau dapat memilah berita asli dan berita hoaks dengan memverifikasi melalui sumber-sumber tepercaya. KOMPAS/HENDRA A SETYAWANBerita palsu atau bohong (hoaks) kini banyak bertebaran di dunia maya. Masyarakat diimbau dapat memilah berita asli dan berita hoaks dengan memverifikasi melalui sumber-sumber tepercaya.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekretaris Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jabar, Muhamad Amri Iskandar menyatakan bahwa Dewan Masjid Indonesia tidak pernah memberikan instruksi kepada UR, marbut masjid di Garut untuk merekayasa penganiayaan.

"Dalam hal ini peristiwa ini sekali lagi tidak kami kemukakan atau ada semacam suruhan," katanya saat rilis ungkapan rekayasa penganiayaan marbut masjid di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (1/3/2018).

"Rekayasa itu sendiri oleh pribadinya masing-masing. Kami dewan masjid dari tingkat wilayah kabupaten kota hingga kecamatan tidak pernah sekalipun memberikan instruksi atau kebohongan dan sebagainya," imbuhnya.

Pihaknya menyerahkan pembuktian rekayasa penganiayaan marbut masjid kepada pihak kepolisian.

"Peristiwa ini perlu kita sikapi seperti peristiwa Siti Zulaikha dengan Nabi Yusuf. Itu bisa dikemukakan apakah rekayasa itu kelihatan sobek-sobeknya di depan atau di belakang itu penyidik lebih jelas dan bisa membuktikan," katanya.

Baca juga : Polda Jabar: Berita Penganiayaan Marbut Masjid di Garut adalah Hoaks

Sebelumnya diberitakan, penganiayaan terhadap marbut masjid di Garut viral di media sosial. Polisi pun mendapat laporan bahwa peristiwa yang ternyata rekayasa itu terjadi pada Rabu (28/2/2018) sekitar pukul 04.20 WIB.

Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan prarekonstruksi, namun hasilnya tidak ditemukan adanya bukti luka di tubuh korban. Patroli polsek setempat pun tidak menemukan ada orang di sekitar lokasi, begitu pun dengan saksi dan kendaraan. Sedangkan robekan pada baju UR, menurut pihak kepolisian, dilakukan dengan sengaja.

Baca juga : Begini Cara Marbut Masjid di Garut Merekayasa Penganiayaannya Sendiri

Sebelumnya, UR mengaku ia dianiaya oleh lima orang. Namun setelah diselidiki, pengakuan itu ternyata bohong. UR pun akhirnya mengakui kebohongan tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Polisi Marahi Warga yang Nekat Gelar Arisan di Tengah Wabah Corona

Viral Video Polisi Marahi Warga yang Nekat Gelar Arisan di Tengah Wabah Corona

Regional
Cegah Corona, 300 Anggota Polres Gresik Berjemur Sambil Dengar Tausiah

Cegah Corona, 300 Anggota Polres Gresik Berjemur Sambil Dengar Tausiah

Regional
Gubernur Sumbar Minta Bus Umum dan Pariwisata Hentikan Operasi

Gubernur Sumbar Minta Bus Umum dan Pariwisata Hentikan Operasi

Regional
7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

Regional
Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Regional
Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X