Dikunjungi Menhan, Putra Abu Bakar Ba'asyir Minta Ayahnya Dibebaskan

Kompas.com - 27/02/2018, 22:43 WIB
Putra Ustaz Abu Bakar Baasyir, Ustaz Abdul Rochim Baasyir ditemui wartawan di kediamanannya kompleks Ponpes Al Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharko, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2018). KOMPAS.com/ MUHLIS AL ALAWIPutra Ustaz Abu Bakar Baasyir, Ustaz Abdul Rochim Baasyir ditemui wartawan di kediamanannya kompleks Ponpes Al Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharko, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2018).

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Keluarga Ustaz Abu Bakar Ba'asyir menerima kunjungan Menteri Pertahanan ( Menhan) Ryamizard Ryacudu di kediaman kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2018).

Menhan tiba di kediaman Ustaz Abu Bakar sekitar pukul 16.00 WIB dan diterima Ustaz Abdul Rochim Ba'asyir yang tak lain putra Ustaz Abu Bakar, pimpinan Ponpes Al Mukmin Ngruki dan pimpinan Yayasan Al Mukmin Ngruki.

"Beliau (Menhan Ryamizard Ryacudu) ke sini untuk bersilaturahmi mengenal lebih jauh tentang keluarga kami di sini dan pesantren," kata Ustaz Abdul Rochim saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (27/2/2018).

Menurut Abdul Rohim, Menhan didampingi Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Widi Prasetijono dan Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Ali Akhwan.


Baca juga : 35 Napi Kasus Terorisme Dapat Remisi, Termasuk Abu Bakar Baasyir

Saat tiba di pesantren, Menhan berbicara seputar kondisi pesantren saat ini. Tak hanya itu, Menhan juga menanyakan kondisi kesehatan dan status hukum Ba'asyir.

Dalam pertemuan itu, Abdul Rochim berharap Ba'asyir bisa dipulangkan alias dibebaskan dari penjara, sehingga dapat dirawat oleh keluarga dengan baik di rumah. Sebab, usia Ba'asyir sendiri sudah menginjak kepala delapan dan butuh perawatan khusus dari keluarga.

"Apalagi beliau (Abu Bakar Ba'asyir) kondisi juga sakit. Jadi alangkah baiknya kalau dikembalikan kepada keluarga supaya bisa dirawat keluarga di rumah. Karena kaki beliau bengkak, mau jalan juga sulit dan sebagainya," terangnya.

Baca juga : Keluarga Menilai Hukuman Isolasi Baasyir Sudah Tak Manusiawi

Menurut Abdul Rochim, penyakit kaki bengkak yang dialami Ba'asyir karena faktor usia, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah perawatan intensif dari keluarga.

"Kalau di penjara itu usia sudah tua tentu tidak akan mendapat pelayanan kesehatan yang sesuai yang diharapkan. Untuk itu, keluarga berharap alangkah baiknya Ustaz Abu Bakar dikembalikan kepada keluarga supaya mendapatkan perawatan yang diharapkan," harap Abdul Rochim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X