Kompas.com - 27/02/2018, 21:36 WIB
Seorang tengah menyaksikan penampakan angin puting beliung yang bergerak diatas permukaan Danau Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Selasa, (27/2/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQSeorang tengah menyaksikan penampakan angin puting beliung yang bergerak diatas permukaan Danau Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Selasa, (27/2/2018).

WAJO, KOMPAS.com - Angin puting beliung disertai hujan es melanda Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (27/2/2018). Penampakan angin puting beliung terlihat pada pukul 16.15 Wita hingga pukul 16.45 Wita.

Angin puting beliung ini juga disertai dengan hujan es yang membuat warga panik berlarian.

Penampakan angin puting beliung disaksikan warga dari berbagai titik lantaran angin tersebut bergerak di atas permukaan Danau Tempe yang merupakan ikon daerah tersebut.

"Anginnya jelas sekali berputar-putar di atas danau jadi banyak orang yang rekam pakai HP," kata Edi Sudirman, seorang warga Sengkang yang dikonfirmasi Kompas.com.

(Baca juga: Viral, Video 2 Gadis ABG Duel di Jalan Diduga karena Masalah Asmara)

Hingga saat ini, belum diperoleh informasi kemungkinan adanya kerusakan fisik atau korban luka.

Selang lima menit setelah angin puting beliung hilang, warga dikejutkan dengan hujan es yang mengguyur. Hujan es tersebut sebesar kelereng dan membuat warga setempat semakin panik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Makassar yang dikonfirmasi mengaku bahwa fenomena hujan es tersebut memang benar terjadi akibat pertumbuhan awan Cumulunimbus.

"Iya memang terjadi hujan es dan ini akibat pertumbuhan awan Cumulonimbus di langit Wajo dan awan Cumulonimbus tersebut mengalami penurunan suhu yang cukup drastis hingga membentuk kristal dan jatuh ke permukaan tanah yang dianggal hujas es," tutur Siswanto, Kepala Bidang Sub Pelayanan Jasa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika wilayah IV Makassar.

(Baca juga: Tegur Orang Ribut di Kafe, Anggota Brimob Dikeroyok hingga Tewas)

 

 

Kompas TV Puting beliung menerjang permukiman warga di kawasan Lereng Gunung Bromo Probolinggo Jawa Timur. Belasan rumah warga rusak dan sejumlah pohon tumbang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.