Kompas.com - 27/02/2018, 21:14 WIB
Tim KPAD Kepulauan Bangka Belitung saat berkoordinasi dengan Polres Bangka terkait tiga video berisi adegan perkelahian remaja perempuan. kompas.com/heru dahnurTim KPAD Kepulauan Bangka Belitung saat berkoordinasi dengan Polres Bangka terkait tiga video berisi adegan perkelahian remaja perempuan.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
fakta

fakta!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini benar.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Perkelahian dua remaja perempuan di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, menghebohkan warga setelah video rekamannya beredar di media sosial.

Polisi yang melakukan penyelidikan mendapatkan fakta mengejutkan dengan ditemukannya tiga video perkelahian yang direkam di lokasi berbeda di Kabupaten Bangka itu.

“Ada tiga video yang kami temukan. Isinya sama, berisi adegan perkelahian dua perempuan. Hanya saja, pelaku dan lokasinya berbeda-beda,” kata Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Andi Purwanto seusai pemeriksaan sejumlah saksi, Selasa (27/2/2018).

Andi mengungkapkan, semua pelaku yang satu di antaranya berstatus mahasiswa telah dipanggil ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Selain pelaku yang terlibat perkelahian, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang diduga terlibat dalam perekaman video. Sebagian besar yang terekam dalam video itu diketahui masih duduk di bangku SMA dan SMP.

“Diduga karena saling ejek dan persoalan lainnya, terjadi perkelahian yang kemudian direkam dan disebar di media sosial,” ujar Andi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Viral, Video 2 Gadis ABG Duel di Jalan Diduga karena Masalah Asmara 

Adapun salah satu video yang diterima polisi berisi adegan perkelahian dua remaja di Jalan Raya Jeliti, Bangka. Sejumlah remaja tampak menonton dan merekam perkelahian tersebut.

“Kami telah meminta warga untuk menghapus semua video,” ucapnya.

Namun, karena semua pelaku masih di bawah umur, polisi hanya melakukan mediasi dan pembinaan. Semua pelaku kemudian dikembalikan ke rumah masing-masing.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kepulauan Bangka Belitung Sapta Qodriah mengatakan, sosialisasi di sekolah-sekolah perlu dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Alhamdulillah bersama kepolisian, semua yang terlibat, termasuk pihak keluarga, telah dipertemukan dan dimediasi. Semuanya sepakat damai. Kami mengingatkan agar tidak merekam dan menyebar sesuatu yang bisa bermasalah secara hukum,” ujar Sapta.

Baca juga: Cerita di Balik Video Siswa MTs Tantang Guru di Purbalingga

Kompas TV Dari Trenggalek, Jawa Timur, video sejumlah siswa sekolah dasar yang tengah mengisap rokok elektrik atau vape tersebar di medsos.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.