Lima Pelanggar Qanun Syariat Islam Dicambuk

Kompas.com - 27/02/2018, 17:28 WIB
Terpidana pelanggar qanun syariat Islam hendak menjalani eksekusi hukuman cambuk di halaman Masjid Babussalam, Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Selasa (27/2/2018). KOMPAS.com/RAJA UMARTerpidana pelanggar qanun syariat Islam hendak menjalani eksekusi hukuman cambuk di halaman Masjid Babussalam, Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Selasa (27/2/2018).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Banda Aceh kembali melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap lima terpidana pelanggar Qanun Aceh Nomoer 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Lima orang terpidana pelanggar Qanu Syariat Islam yang tersandung perkara mesum dan maisir (perjudian) itu dicambuk secara terbuka di muka umum dan ditonton warga di halaman Masjid Babussalam, Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

“Terpidana pelanggar Qanun Syariat Islam yang dieksekusi cambuk itu sesuai dengan aturan yang tertera di dalam qanun dan sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah yang mengadili kelima terpidana,” kata Aminullah Usman, wali Kota Banda Aceh kepada wartawan, Selasa (27/02/18) seusai menyaksikan proses cambuk di Banda Aceh.

Baca juga : 10 Pelanggar Qanun Syariat Islam di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Menurut Aminullah, lima terpidana masing-masing dicambuk mulai dari 8 hingga 23 kali setelah dikurangi masa tahanan selama proses pengadilan. Mereka adalah Ridwan 19 kali cambuk, Dahlan dan Tjia Nyuk Hwa 8 kali cambuk. Sementara satu pasangan mesum, yaitu Muzakkir dan Cut Hasmidar dicambuk 23 kali setelah dipotong 2 kali masa tahanan.

“Dua orang terpidana kasus maisir dicambuk 8 kali, satu lainnya 19 kali, meraka ditangkap oleh petugas karena berjudi game Fanland, sementara satu pasangan kasus mesum dicambuk 23 kali setelah dipotong masa tahanan,” katanya.

Baca juga : Jual Minuman Keras, Wanita Ini Terancam Hukuman 60 Kali Cambuk

Dua dari tiga terpidana yang diekseskusi cambuk karena terbukti melakukan maisir atau perjudian adalah non muslim. Mereka diekseskusi cambuk karena permintaan sendiri. Ia lebih memilih dihukum sesuai Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah daripada hukum pidana.

“Yang non muslim dua orang dicambuk atas permintaan sendiri, karena mereka boleh pilih qanun atau hukum pidana,” jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

Regional
2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

Regional
Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

Regional
Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

Regional
Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

Regional
Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X