Masih Ada Tali Pusar, Seorang Bayi Ditemukan di Kios Tambal Ban

Kompas.com - 27/02/2018, 14:15 WIB
Inilah bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang dan ditemukan di depan kios tambal Jalan Ir Juanda, Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (27/2/2018). Akun Facebook Bayu ArtInilah bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang dan ditemukan di depan kios tambal Jalan Ir Juanda, Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (27/2/2018).


SOLO, KOMPAS.com - Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di kios tambal ban milik Tarto di Jalan Ir Juanda, Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (27/2/2018). Bayi itu ditemukan dalam kondisi hidup, lengkap dengan tali pusar dan posisi tengkurap.

Kapolsek Jebres AKP Juliana Bangun yang dikonfirmasi, Selasa (27/2/2018), membenarkan mengenai penemuan bayi tersebut. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh pedagang susu segar saat akan pulang ke rumahnya.

“Bayi itu pertama kali ditemukan Aditya Bayu Kusuma (31) dan Dinar Royyanto Mukhlish (33) saat akan pulang berjualan susu segar. Usai menemukan bayi itu, keduanya menyerahkan ke Klinik Bhayangkara Polresta Solo,” kata Juliana.

Menurut Juliana, setelah keduanya berjualan susu segar di rumah mertuanya, mereka mendengar suara bayi menangis di seberang jalan. Sesaat kemudian, keduanya mendapati sesosok bayi yang tergeletak di bawah kursi kios tambal ban.

Baca juga: Viral Bayi Terbaring di Minimarket, Polisi Amankan Zafrul karena Diduga Eksploitasi Anak

Juliana menyatakan, saat bayi itu ditemukan, kondisi tali pusarnya masih menempel dan belum dipotong. Tak hanya itu, di dekat bayi tersebut terdapat sejumlah perlengkapan bayi, seperti popok bayi dan beberapa potong pakaian bayi.

Untuk mengusut pembuang bayi tersebut, kata Juliana, polisi masih memburu orangtuanya. “Kami kumpulkan keterangan terlebih dahulu agar bisa mengetahui dahulu siapa orangtua bayi itu," ungkap Juliana.

Kapolsek Jebres AKP Juliana Bangun menengok kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang dan ditemukan di depan kios tambal Jalan Ir Juanda, Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (27/2/2018).Dokumentasi Polsek Jebres Kapolsek Jebres AKP Juliana Bangun menengok kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang dan ditemukan di depan kios tambal Jalan Ir Juanda, Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (27/2/2018).

Kisah penemuan bayi itu juga viral di dunia maya. Akun Bayu Art mengunggah foto penemuan bayi itu di grup Info Cegatan Solo dan Sekitarnya.

Unggahan foto dan komentar Bayu di jejaring sosial Facebook mendapatkan 3.270 komentar dari netizen (warganet). Rata-rata warganet mengutuk ulah orangtuanya yang membuang bayi tersebut.

"Ya Allah..sampe tengkurep dilantai kaya gitu. Ya Allah orang tua macam apa tega buang bayinya malam-malam. Aku aja yang udah tua kedinginan kok itu malah ditaruh sembarangan tanpa selimut tebal," tulis akun Shanty Ibuke Dek David dalam Info Cegatan Solo dan Sekitarnya.

Senada dengan Shanty, akun Ardie Bayu menyesalkan ulah orang tua si pembuang bayi.

"Orang tua nggak punya pikiran. Yang tidak punya anak saja ingin punya anak. Kok ini dikasih anak malah dibuang," tulis Ardie.

Baca juga: Kisah Iqbal, Bayi yang Terlahir Tanpa Lubang Anus dan Kaki Kiri



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X