Inilah Alur Perekrutan TKI Adelina oleh 3 Pelaku - Kompas.com

Inilah Alur Perekrutan TKI Adelina oleh 3 Pelaku

Kompas.com - 27/02/2018, 10:34 WIB
Salah seorang kerabat TKI Adelina, saat menangis dan memegang peti jenazah Adelina yang dimasukan ke dalam mobil jenazah di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (17/2/2018)KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere Salah seorang kerabat TKI Adelina, saat menangis dan memegang peti jenazah Adelina yang dimasukan ke dalam mobil jenazah di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (17/2/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Pihak Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya menangkap tiga orang pelaku, perekrut Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) Adelina Sau ke Malaysia.

Tiga orang yang ditangkap itu masing-masing berinisial FL, HP, dan OB. Peran ketiganya berbeda-beda saat merekrut Adelina.

"Setelah menerima laporan dari ibu kandung Adelina pada Rabu (14/2/2018) lalu, anggota langsung melakukan penyelidikan dan menangkap tiga pelaku dengan tempat dan waktu yang berbeda-beda," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast kepada Kompas.com, Selasa (27/2/2018).

Pelaku FL, lanjut Jules, ditangkap di kosnya di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, pada 14 Februari 2018 sekitar pukul 17.00 Wita.

(Baca juga : Kronologi Tewasnya TKI Adelina di Malaysia )

Selanjutnya pelaku HP ditangkap di rumahnya di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, pada 14 Februari 2018, sekitar pukul 21.00 Wita.

Kemudian yang terakhir, pelaku OB ditangkap di rumahnya di Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten TTS, pada 18 Februari 2018, sekitar pukul 16.30 Wita.

"FL adalah seorang ibu rumah tangga, HP adalah Kepala Cabang PT Asfiz Langgeng Abadi, yang bergerak di bidang ketenagakerjaan, dan OB adalah petani di Desa Abi," sebut Jules.

Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) gelar aksi 1.000 lilin di depan Kantor Gubernur NTT, Senin (19/2/2018).DOKUMENTASI PRIBADI/ASIS Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) gelar aksi 1.000 lilin di depan Kantor Gubernur NTT, Senin (19/2/2018).
Jules menjelaskan, perekrutan Adelina Sau, berawal ketika pada 2015 lalu, pelaku OB yang merupakan tetangga Adelina di Desa Abi, Kecamatan Oenino, TTS, menghubungi Adelina dan keluarganya.

Setelah itu, OB memberitahu ke FL melalui telepon genggamnya, untuk segera menjemput Adelina di Desa Abi.

(Baca juga : Kematian TKI Adelina, Sebuah Kegagalan Melindungi Pekerja Rumah Tangga )

Selanjutnya FL menjemput Adelina di Desa Abi, lalu Adelina dan FL berangkat ke Kota Kupang. Setibanya di Kupang, FL menyerahkan Adelina ke pelaku HP.

HP selaku Kepala cabang PT Asfis Langgeng Abadi, sambung Jules, menampung korban Adelina, sebelum diberangkatkan ke Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, Adelina Sau adalah TKI asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), yang meninggal di Malaysia pada Minggu (11/2/2018).

Adelina (21) dilaporkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Sebelum meninggal dia dilaporkan tidur bersama anjing selama sebulan.

Saat hendak dievakuasi tim penyelamat, dia tampak ketakutan. Di tubuhnya terdapat nanah bekas luka bakar. Polisi setempat kini menyelidiki dugaan pembunuhan terhadap gadis itu.

Polisi Malaysia, telah menahan tiga pelaku yang merupakan majikan Adelina.

Kompas TV Tiga orang perekrut Adelina Sau yang meninggal di Malaysia ditangkap pihak kepolisian Polres Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.


Komentar

Terkini Lainnya

Korban Racun Saraf Novichok di Inggris Keluar dari Rumah Sakit

Korban Racun Saraf Novichok di Inggris Keluar dari Rumah Sakit

Internasional
Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Tunggu Hasil Evaluasi Simulasi Lalu Lintas

Megapolitan
Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Alat untuk Kurangi Bau Kali Item Akan Dievaluasi Sebelum Dipakai ke Lokasi Lain

Megapolitan
KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

KPK Segel Sel di Lapas Sukamiskin karena Tak Ada Penghuninya

Nasional
Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Roy Suryo: Banyak Anggota DPR Artis Tak Bisa Lepaskan Keartisannya

Nasional
Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Korban Penipuan Modus Raja Minyak Lapor Polisi, Bawa Bukti 3 CCTV

Megapolitan
Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Perludem Ungkap Sejumlah Alasan Perpindahan Kader Partai Jelang Pemilu

Nasional
Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Kalapas Sukamiskin Diamankan KPK, Kakanwil Jabar Bakal Tunjuk Plh

Regional
Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Penyintas Suku Amazon Ini Hidup Sendirian di Hutan Selama 22 Tahun

Internasional
Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Sudirman Said Prihatin Mendengar Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK

Nasional
Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Jatuh ke Kolam Penuh Limbah, Seorang Karyawan di Sunter Tewas

Megapolitan
Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Sudirman Said Yakin Jusuf Kalla Tak Ambisius untuk Bisa Jadi Cawapres

Nasional
OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

OTT di Lapas Sukamiskin, KPK Amankan Penyelenggara Negara dan PNS

Nasional
Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Video Antrean Pendaki di Puncak Gunung Prau Viral, Ini Kata Pengelola

Regional
Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Pengajuan JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Syarat Cawapres Dipertanyakan

Nasional

Close Ads X