Pria Berpakaian Aneh Terobos Markas Brimob Polda Sulteng

Kompas.com - 26/02/2018, 23:09 WIB
Seorang pria berpakaian aneh ditangkap karena menerobos Markas Brimob di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (26/2/2018).Dokumen Brimob Sulteng Seorang pria berpakaian aneh ditangkap karena menerobos Markas Brimob di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (26/2/2018).

PALU, KOMPAS.com – Dengan berpakaian aneh, seorang pria menerobos halaman Markas Brimob di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Pria berpakaian aneh tersebut menerobos penjagaan Markas Brimob sekitar pukul 11.45 Wita, Senin (26/2/2018)

Aparat Brimob yang sedang berjaga piket di pos jaga langsung menyetop kendaraan roda dua yang ditumpangi seorang lelaki yang diketahui bernama Suryadi (38) alias Jams alias Acong itu.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono mengatakan, pria berpakaian aneh itu dihentikan petugas jaga karena mengenakan baju yang terbuat dari karung beras berwarna cokelat.


Pakaian aneh yang dikenakan itu bertuliskan "Brimob" di dada sebelah kiri dan "Nurul" di dada kanan. Pria tersebut juga mengenakan topeng bertanduk dengan bahan yang sama dengan bajunya.

“Saat ditanya sama petugas jaga, dia mengatakan menerobos Markas Brimob ini seperti ada bisikan dari pikiran dia. Saat ini, pria berpakaian aneh itu masih dimintai keterangan. Katanya dia punya keluarga di Palu. Dan, polisi sekarang masih mencari tahu keluarga pria aneh ini, berdasarkan alamat yang diberikan. Dan, nanti kita kabari lagi perkembangannya,” kata Heri.

Baca juga : Sekolah Dilempari Kotoran Manusia, SD Ini Pajang Spanduk dengan Pesan Unik

Dari data sementara, pria berpakaian aneh itu mengaku lahir di Sidrap, Sulawesi Selatan dan sekarang tinggal di Kota Palu di Jalan Cempedak.

Hery juga mengatakan bahwa pria tersebut pernah sekolah di SMA 2 di Palu Jalan Tanjung Dako dan pernah kuliah di Universitas Tadulako jurusan Teknik Elektro 2009 lalu.

Menurut Heri, pria berpakaian aneh itu berani menerobos penjagaan lantaran mendapat bisikan yang dikendalikan oleh pikiran dan khayalannya sendiri. Ia juga mengaku masuk ke Markas Brimob karena ingin mencari teman dan sensasi.

“Tidak hanya itu, ia juga mengaku jika kedatangannya ke mako Brimob ini atas perintah Serka Sultan yang merupakan anggota yang masih aktif di Raider 712 Manado. Ia untuk sementara beristirahat di Palu. Ia juga bilang jika di Palu punya keluarga,” jelas Heri.

Baca juga : Habiskan Biaya Rp 10 Juta, Mobil Unik Ramah Lingkungan Ini Ditarik Kuda

Sementara itu dari hasil pemeriksaan terhadap pria berpakaian aneh itu ditemukan 18 benda di antaranya berupa double stick, pisau dapur, empat butir amunisi kaliber 5,56 Tj, sarung tangan, uang Rp 10.000, spidol, rokok, jimat, korek, kunci dan remot mobil.

Saat ini, pria berpakaian aneh tersebut masih ditahan di Mako Brimob untuk penyelidikan lebih lanjut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X