Putusan Penetapan Paslon Petahana, 2 Massa Pendukung Pilkada Makassar Berhadapan

Kompas.com - 26/02/2018, 11:45 WIB
Jelang putusan sengketa penetapan pasangan calon petahana, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramusti (Diami), dua kelompok massa dua kandidat Pilkada Makassar berhadap-hadapan di depan kantor Panwaslu di gedung PKK Jl Angrek Raya, Senin (26/2/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoJelang putusan sengketa penetapan pasangan calon petahana, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramusti (Diami), dua kelompok massa dua kandidat Pilkada Makassar berhadap-hadapan di depan kantor Panwaslu di gedung PKK Jl Angrek Raya, Senin (26/2/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Massa pendukung dua kandidat Pilkada Makassar berhadap-hadapan di depan kantor Panwaslu, Jalan Anggrek Raya, Senin (26/2/2018).

Kedua kelompok yang berhadapan merupakan pendukung paslon nomor 1, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dan massa pendukung paslon no 2, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramusti (Diami).

Kedua kelompok ini berhadapan di depan kantor Panwaslu menanti sidang putusan sengketa penetapan pasangan calon petahana, Diami.

Masing-masing kandidat mengerahkan ratusan massa ke kantor Panwaslu Makassar. Dua kelompok ini dibatasi aparat kepolisian yang berjaga. Tak hanya itu, kantor Panwaslu dikelilingi kawat berduri untuk menghalau massa meringsek masuk.

(Baca juga : Dua Paslon Pilkada Makassar Ditetapkan, tetapi Tidak Ada Kandidat yang Hadir )

Aparat gabungan dari Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar mengerahkan ratusan personelnya dari berbagai fungsi. Polisi juga mengerahkan kendaraan taktis seperti water cannon, baraccuda, dan lainnya.

Saat ini, situasi di depan kantor Panwaslu Makassar masih memanas. Kedua kelompok saling teriak dan saling ejek. Sementara itu, Panwaslu Makassar menggelar sidang gugatan yang dihadiri komisioner KPU Makassar dan tim hukum kedua kandidat.

Diketahui, tim paslon Appi-Cicu melayangkan gugatan setelah KPU menetapkan dua paslon Pilkada Makassar. Tim paslon Appi-Cicu tidak terima jika paslon petahana diloloskan sebagai calon.

Dalam gugatan itu, Appri-Cicu melayangkan gugatan karena Diami sebagai incumbent memfasilitasi ketua RT/RW dengan smartphone dan pengangkatan tenaga kontrak. 

(Baca juga : Golkar Usung Keponakan Jusuf Kalla di Pilkada Makassar )

Appi merupakan menantu mantan wakil ketua MPR RI, Aksa Mahmud. Sedangkan Aksa Mahmud adalah ipar dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Appi berpasangan Cicu ikut di Pilkada Makassar 2018 dan telah ditetapkan sebagai kandidat nomor urut 1.

Appi-Cicu maju di Pilkada Makassar diusung 10 partai yakni Partai NasDem, Golkar, PDI-P, Gerindra, Hanura, PKB, PPP, PBB, PKS, dan PKPI. Mereka mengantongi 43 dari 50 kursi parlemen Makassar.

Sementara petahana, Danny Pomanto meninggalkan pasangan sebelumnya Syamsul Rizal (Ical) dan maju di Pilkada Makassar bersama Indira Mulyasari Paramusti melalui jalur perseorangan.

Pasangan Danny-Indira (Diami) ini telah ditetapkan sebagai kandidat Pilkada Makassar 2018 dengan nomor urut 2.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X