Sengketa Gelora Pancasila Surabaya, 3 Pengusaha Dicekal

Kompas.com - 26/02/2018, 07:58 WIB
Gedung Gelora Pancasila di Jalan Indragiri, Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalGedung Gelora Pancasila di Jalan Indragiri, Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menindaklanjuti laporan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tentang jatuhnya beberapa aset Pemkot Surabaya ke pihak swasta.

Soal gedung Gelora Pancasila, Kejati Jatim sudah meningkatkan status hukum dari penyelidikan menjadi penyidikan. Bahkan 3 orang pengusaha dicekal dalam perkara ini. Ketiganya adalah PT, RS, dan WP.

Surat cekal, kata Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi, sudah dikirim ke Ditjen Imigrasi sejak 7 Februari lalu, dan sudah resmi diberlakukan sejak 20 Februari 2018.

"Kami hanya melakukan kewenangan, karena ketiganya bisa saja pergi ke luar negeri kapan saja," ujar Didik, Minggu (25/2/2018) malam.

(Baca juga : Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai )

Sayangnya, Didik belum bisa menjelaskan apakah ketiganya segera ditetapkan tersangka atau tidak, karena pemeriksaan masih intensif dilakukan. "Kami dalami bukti bahwa ketiganya melawan hukum dalang sengketa tersebut," ucapnya. 

Terpisah, Ronald Talaway, kuasa hukum ketiga pengusaha menyebut, Kejati Jatim terburu-buru dalam menetapkan status cekal kepada ketiga kliennya.

"Klien kami masih diperiksa sebagai saksi, bukan tersangka. Kami akan berkirim surat kepada Kejagung agar status cekal ditinjau lagi," tuturnya.

Ronald juga menyebut pencekalan itu non prosedural. Sebab sengketa gedung di Jalan Indragiri Surabaya sampai saat ini dalam proses kasasi di Mahkamah Agung dalam sengketa perdata.

"Kami juga punya banyak bukti kuat soal kepemilikan aset tersebut. Kalau dibilang korupsi, yang mana," ungkap Ronald.

(Baca juga : Surabaya Akan Bangun Kebun Raya Mangrove Terbesar di Dunia )

Ada 11 aset Pemkot Surabaya yang disebut Risma jatuh ke tangan pihak swasta. Beberapa di antaranya saat ini dalam upaya kasasi, namun terus berusaha dipertahankan oleh Pemkot Surabaya.

Ke-11 aset tersebut di antaranya PDAM Jl Basuki Rahmat 119-121 Surabaya, PDAM Jl Prof Dr Moestopo No 2 Surabaya, Gedung Gelora Pantjasila Jl Indragiri No 6 Surabaya , Waduk Wiyung di Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung.

Kemudian tanah aset Pemkot Surabaya Jl Upajiwa Kelurahan Ngagel Kecamatan Wonokromo (Marvell City/PT Assa Land) dan Kolam Renang Brantas Jl Irian Barat No 37-39. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X