Pengendara Moge Tanpa Helm Nekat Terobos Pintu Tol di Makassar

Kompas.com - 24/02/2018, 21:28 WIB
Seorang pengendara motor gede (Moge) Harley Davidson, Adriansyah (30) warga Kompleks Mangasa Permai, Blok Q1 nomor 1, Makassar menerobos pintu jalan tol, Sabtu (24/2/2018). Polda SulselSeorang pengendara motor gede (Moge) Harley Davidson, Adriansyah (30) warga Kompleks Mangasa Permai, Blok Q1 nomor 1, Makassar menerobos pintu jalan tol, Sabtu (24/2/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pengendara motor gede Harley Davidson, Adriansyah (30), menerobos pintu Tol Reformasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/2/2018).

Aksi Ardiansyah ini akhirnya dihentikan langsung oleh Kepala Biro (Karo Ops) Polda Sulsel Kombes (Pol) Stephen yang kebetulan melintas. Ardiansyah dan motor mogenya diamankan ke Polda Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani yang dikonfirmasi mengatakan, Ardiansyah langsung dimintai keterangannya dan diperiksa urinenya. Selain itu, polisi juga memanggil keluarga Ardiansyah untuk dimintai keterangannya.

"Hasil tes urine, pengendara Harley Davidson yang melintas dalam tol menunjukkan positif mengandung Benzo. Benzo merupakan sejenis obat penenang atau anti-depresan," katanya, Sabtu.

(Baca juga : Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3) )

Sementara itu, motor Harley Davidson yang digunakan Ardiansyah diketahui sebagai milik temannya.

"Motor tersebut dikenakan tilang karena Ardiansyah mengendarai motor tersebut tanpa mengenakan helm, tidak ada STNK dan SIM, serta menerobos rambu lalu lintas. Mengenai motor itu legal atau ilegal, polisi masih melakukan pengecekan di Samsat," ungkap Dicky.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Regional
Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Regional
Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Regional
Nenek Roslina Marahi Aparat Saat Demo: Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian Polisi

Nenek Roslina Marahi Aparat Saat Demo: Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian Polisi

Regional
Satgas Pemkab Jember Pakai Atribut Calon Petahana, Pansus: Kami Sudah Berkali-kali Ingatkan...

Satgas Pemkab Jember Pakai Atribut Calon Petahana, Pansus: Kami Sudah Berkali-kali Ingatkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X