BANDUNG, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Bandung Raya membuat tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung tergenang banjir. Setidaknya, sebanyak 9.938 rumah, ikut terendam banjir.
"Data awal yang masuk saat ini ada 9.938 rumah tergenang. Sebanyak 29.814 jiwa terdampak banjir, 10 gedung sekolah, dan 27 tempat ibadah tergenang," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara dalam pesan singkatnya, Jumat (23/2/2018).
Banjir juga menggenangi sebagian jalan dan mengepung pengendara. Bahkan sebagian jalan sempat lumpuh lantaran terhalang genangan air dengan ketinggian yang variatif.
"Arus lalin penghubung dari Andir ke Katapang, Dayeuh Kolot ke Banjaran, Dayeuhkolot ke Ciparay, dan dari Majalaya ke Rancaekek saat ini lumpuh total tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Satu akses jalan yang bisa dilalui hanya jalan Cikarees-Bojongsoang, namun macet total," jelasnya.
(Baca juga : Banjir Kabupaten Bandung, Keluarga Ini Tinggal di Atas Meja )
Kasatlantas Polres Bandung AKP Doni E Wicaksono menjelaskan, guna mengantisipasi menumpuknya kendaraan, pihaknya menerjunkan anggotanya ke lokasi genangan air di Simpang Andir dan Cijagra Bojongsoang untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas.
Dalam pengalihan arus, kendaraan dari Baleendah menuju Kota Bandung dialihkan melalui Simpang Kulalet-Pertigaan Rencong Baleendah-Rancanyar-Cibaduyut.
Kendaraan dari Majalaya menuju Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Kota Bandung dialihkan ke jalur Solokanjeruk-Rancaekek. Kendaraan dari Banjaran atau Pameungpeuk menuju Dayeuhkolot dialihkan menuju pertigaan Asem-Rancamanyar-Cibaduyut-Kota Bandung.
Sedangkan kendaraan dari Pangalengan menuju Dayeuhkolot atau Kota Bandung dialihkan menuju pertigaan Kamasan-Soreang-Kopo.
(Baca juga : Gara-gara Banjir Kabupaten Bandung, Sekolah Diliburkan, PR Tria Menumpuk)
Untuk kendaraan dari arah Buahbatu yang menuju Baleendah melalui jalur Bojongsoang diarahkan untuk balik arah di Pertigaan Kersen Bojongsoang, untuk menggunakan jalur alternatif.
"Kami arahkan para pengendara untuk tidak ragu saat melintasi genangan air di Cijagra yang tidak telalu tinggi, agar tidak menghambat arus kendaraan lainnya. Kami juga melaksanakan public address, supaya para pengguna jalan tetap berhati-hati saat melintasi genangan air," jelasnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.