Polisi Tangkap Seorang Pejabat BPN yang Diduga Lakukan Pungutan Liar

Kompas.com - 23/02/2018, 20:29 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Tim Polres Lhokseumawe menangkap seorang pejabat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lhokseumawe, berinisial S (35), Jumat (22/2/2018).

Bersama tersangka, polisi menyita uang tunai Rp 20 juta dan beberapa lembar sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman menyebutkan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di BPN kerap terjadi praktik pungutan liar saat mengurus HGB.

“Tim dipimpin AKP Budi Nasuha Waruwu langsung menyelidiki, dan menemukan dugaan pungutan liar itu lengkap dengan uangnya,” sebut Kapolres.

Baca juga : Pegawai Kelurahan Paling Banyak Lakukan Pungutan Liar di Magelang

Dia menyebutkan, kasus itu baru saja ditangani. Untuk itu, dibutuhkan penyelidikan lanjutan untuk melihat apakah memenuhi unsur pungutan liar atau pemerasan.

"Ini kan baru saja ditangkap, jadi kita dalami dulu,” sebutnya.

Hingga berita ini dikirimkan, Kompas.com belum berhasil menghubungi pimpinan BPN Lhokseumawe.

Baca juga : Lakukan Pungli, Kepala BPN Sanggau Terjaring OTT Polda Kalbar

Kompas TV Polisi resmi menetapkan petugas Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Purwakarta Mamat Saepudin sebagai tersangka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Regional
Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Regional
Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Regional
7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

Regional
Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Regional
Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Regional
Mempelai Wanita Terpaksa di Kamar karena Positif Corona, Akad Nikah Tetap Digelar di Depan Rumah

Mempelai Wanita Terpaksa di Kamar karena Positif Corona, Akad Nikah Tetap Digelar di Depan Rumah

Regional
Direktur RSUD Dr Murjani Sampit Meninggal Dunia karena Covid-19

Direktur RSUD Dr Murjani Sampit Meninggal Dunia karena Covid-19

Regional
Kerumunan Rizieq Shihab di Puncak Bogor Dilaporkan ke Polisi, Jubir Satgas Covid-19 Kesulitan Tetapkan Sanksi

Kerumunan Rizieq Shihab di Puncak Bogor Dilaporkan ke Polisi, Jubir Satgas Covid-19 Kesulitan Tetapkan Sanksi

Regional
TNGM Minta Warga Tak Menangkap Satwa Jika Turun ke Pemukiman

TNGM Minta Warga Tak Menangkap Satwa Jika Turun ke Pemukiman

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 November 2020

Regional
Guru Honorer yang Jalan Kaki Susuri Hutan demi Mengajar Dapat Sepeda dari Walkot Samarinda

Guru Honorer yang Jalan Kaki Susuri Hutan demi Mengajar Dapat Sepeda dari Walkot Samarinda

Regional
Bandar Arisan Online Kabur, Anggota Merugi hingga Rp 134 Juta

Bandar Arisan Online Kabur, Anggota Merugi hingga Rp 134 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X