Sungai Meluap, Jalur Kereta Cirebon-Purwokerto Lumpuh Total

Kompas.com - 23/02/2018, 14:53 WIB
ilustrasi rel KA AFP PHOTOilustrasi rel KA

CIREBON, KOMPAS.com — Jalur kereta api dari Cirebon ke Purwokerto lumpuh total setelah air Sungai Cisanggarung di Kecamatan Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, meluap.

"Rel kereta tertutup banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung dan kereta tidak bisa lewat," kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro di Cirebon, Jumat (23/2/2018).

Kejadian itu baru diketahui pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.30 WIB berdasarkan informasi dari warga.

(Baca juga: Baru Dua Bulan Diresmikan, Jembatan Sunut Ambrol Diterjang Banjir)

Pada sekitar pukul 00.44, jalur tersebut masih bisa dilewati, tetapi kecepatan kereta harus dikurangi hingga 10 km per jam.

Lalu pada pukul 01.52 WIB, air terus meluap hingga mendekati roda atau batu balas kricak landasan jalur.

"Pada pukul 02.00 WIB, jalur hulu dipasang semboyan 3 atau jalur tidak aman dilewati, sedangkan jalur hilir masih bisa dilewati dengan kecepatan 10 km per jam. Kemudian pada pukul 02.45 WIB, kedua jalur KA dinyatakan tidak aman atau tidak bisa dilewati," tutur Kris.

(Baca juga: Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3))

Untuk sementara, kereta arah Cirebon-Purwakarta maupun sebaliknya dialihkan melalui jalur utara.

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Regional
Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Regional
Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X