Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Kompas.com - 23/02/2018, 10:46 WIB
Kapal Pinuin Union berbendera Singapura yang diamankan petugas gabungan Polri serta Bea dan Cukai. Kapal ini diketahui membawa sabu sebanyak 81 karung dengan berat 1,6 ton. KOMPAS.com/HADI MAULANAKapal Pinuin Union berbendera Singapura yang diamankan petugas gabungan Polri serta Bea dan Cukai. Kapal ini diketahui membawa sabu sebanyak 81 karung dengan berat 1,6 ton.


BATAM, KOMPAS.com - Empat tersangka WNA asal China, pelaku penyelundupan 1,6 ton sabu yang ditangkap di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, dibawa ke Direktorat Narkoba Mabes Polri pada sore ini.

"Sore ini empat tersangka dan sejumlah barang bukti dibawa ke Direktorat Narkoba Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga, Jumat (23/2/2018).

Erlangga mengatakan, pemindahan ini dilakukan dengan kapal patroli Polairud milik Mabes Polri di bawah pengawalan ketat personel dari Mabes dan Polda Kepri.

"Sampai saat ini keempatnya masih menjalani pemeriksaan di Unit II dan III Ditreskrimum Polda Kepri, dan keempatnya sudah resmi ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan 1 x 24 jam di Mapolda Kepri sesaat setelah ditangkap, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari," terang Erlangga.

Erlangga mengaku, jika tidak ada perubahan, siang ini Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan meninjau dan melihat langsung barang bukti sabu 1,6 ton beserta empat tersangka WNA asal China daratan tersebut, yaitu Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43), dan Liu Yin Hua (63).

Baca juga: Lagi, 1,6 Ton Sabu Diamankan dari Kapal Berbendera Singapura di Batam

"Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Menteri Keuangan akan memberikan keterangan pers terkait seputar jaringan internasional yang berhasil diamankan ini," ujar Erlangga.

Saat ini, sambung Erlangga, barang bukti 1,6 ton sabu kembali disimpan di atas kapal dan dijaga ketat aparat kepolisian.

"Usai dilakukan penghitungan dan pengecekan di laboratorium, sabu tersebut kembali disimpan di Kapal Pinuin Union yang berlabuh di Dermaga Logistics Sekupang dan dijaga ketat," tutur Erlangga.

Baca juga: Berasal dari China, Sabu 1,6 Ton Akan Diedarkan di Jakarta

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto mengaku, tangkapan ini merupakan tangkapan terbesar sepanjang kasus penyelundupan narkotika yang ditangani Direktorat Narkoba Mabes Polri.

"Kami berjanji ke depan akan ada tangkapan serupa yang tentunya lebih besar dari yang ini. Karena kami yakin pasti ada kapal lain yang membawa narkotika melalui jalur lintas perairan Indonesia, khususnya yang berbatasan dengan perairan negara tetangga," ujar Daniyanto.

Kompas TV 1,6 sabu gagal diselundupkan dengan menggunakan kapal ikan melalui perairan Anambas, Selasa (21/2) kemarin.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.