Kompas.com - 22/02/2018, 14:53 WIB
Polisi Gelar Rekonstruksi Percobaan Mahasiswi di Mapolres Bantul, Yogyakarta Kompas.com/Markus YuwonoPolisi Gelar Rekonstruksi Percobaan Mahasiswi di Mapolres Bantul, Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Kretek, Bantul, Yogyakarta, menggelar rekonstruksi percobaan pembunuhan terhadap S (20), mahasiswi asal Bayat, Klaten, Jawa Tengah, yang dibuang dari atas Jembatan Kretek. Dalam rekonstruksi di Mapolres Bantul terbukti kedua pelaku merencanakan pembunuhan dari Klaten.

Kapolsek Kretek Kompol Leo Pasak menjelaskan, pihaknya menggelar rekonstruksi untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka, yakni Abdurrahman Ash Shiddiq (20) dan Yongki Ramadan (20), keduanya warga Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

"Pelaksanaan rekonstruksi kedua pelaku, apa yang mereka perbuat sesuai dengan keterangan. Ada 10 adegan yang dilakukan," katanya di Mapolres Bantul, Kamis (22/2/2018).

Ada pun 10 adegan tersebut dimulai dari saat keduanya merencanakan pembunuhan. Shiddiq mendatangi rumah Yongki pada Minggu (28/1/2018) untuk merencanakan pembunuhan. Shiddiq lantas menghubungi korban untuk bertemu di Makam Pandanaran.

Baca juga : Pelaku Pembuangan Perempuan di Kolong Jembatan Diduga Pacar Korban

Setelah ketiganya bertemu pada Minggu malam, mereka lantas berangkat ke Yogyakarta. Mereka sempat mampir di sebuah angkringan di Alun-alun utara keraton Yogyakarta. Sekitar pukul 23.45 WIB, mereka berangkat ke Jalan Parangtritis dan berhenti di Jembatan Kretek.

Mereka sempat tertidur di sebuah gubuk dekat jembatan. Lalu pada Senin (29/1/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, dengan tipu daya, mereka mengajak korban S ke tengah jembatan.

Saat sampai di tengah jembatan, mereka mendorong korban ke Sungai Opak. Korban sempat berpegang ke besi namun tangannya dilepaskan oleh salah satu pelaku Yongki. Akhirnya korban pun terjatuh ke sungai. Keduanya lantas memasukkan sepeda motor ke sungai kecil yang tak jauh dari Sungai Opak.

Keduanya membawa tas korban yang berisi gawai, uang tunai Rp 800.000, power bank, dan sejumlah dokumen. Korban yang jatuh ke air dan masih memakai helm berhasil menyelamatkan diri.

Leo mengatakan, kedua pelaku dijerat Pasal 340 KUHP jo 53 tentang percobaan pembunuhan berencana dengan ancaman 20 tahun pernjara.

"Alasan kedua pelaku karena tidak mau bertanggung jawab karena korban sudah hamil 30 minggu," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.