Rumah Ketua MUI Kota Madiun Dimasuki Pria yang Diduga Gangguan Jiwa

Kompas.com - 21/02/2018, 21:09 WIB
Anggota Banser Kota Madiun menangkap David Saputra yang tertangkap tangan masuk ke rumah Ketua MUI Kota Madiun, Sutoyo, Selasa (20/2/2018) malam. Dokumentasi BanserAnggota Banser Kota Madiun menangkap David Saputra yang tertangkap tangan masuk ke rumah Ketua MUI Kota Madiun, Sutoyo, Selasa (20/2/2018) malam.

MADIUN, KOMPAS.com - Rumah Ketua Makelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, Sutoyo didatangi seorang warga asal Lamongan. Orang yang mengaku bernama David Saputro ini diduga mengalami gangguan jiwa dan memiliki riwayat sakit jiwa.

Karena khawatir pelaku melakukan hal yang tidak diinginkan, Banser Kota Madiun mengamankan pelaku. Kini David diamankan di Mapolres Madiun Kota. 

"Pria itu ditangkap anggota banser saat turun dari tangga lantai dua rumah saya," ujar Sutoyo saat dihubungi Rabu (21/2/2018). 

Sutoyo menceritakan, malam itu ia baru pulang dari dokter. Ia kemudian melihat sesosok pria tak dikenal berperawakan seperti orang gila yang melihatnya terus.

(Baca juga : Komandan Brigadir Persis Pusat Meninggal Usai Dianiaya Warga Depresi )

Merasa was-was dengan ulah pria itu, Sutoyo menelpon intel Polres Madiun Kota dan anggota Banser. Beberapa menit kemudian, anggota intel dari Polres Madiun Kota tiba di rumahnya, disusul kemudian anggota Banser.

Setelah mengobrol sekitar satu jam lebih, kata Sutoyo, anggota intel Polres Madiun Kota yang berada di rumahnya pulang. Sedangkan anggota Banser masih berada di rumahnya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak lama kemudian, orang tak dikenal yang ia jumpai di jalan tadi turun dari tangga lantai dua rumahnya. Saat itulah, anggota Banser yang berjaga di rumahnya menangkap orang tak dikenal itu.

"Orang gila itu turun dari lantai dua rumah saya. Kemudian ditangkap oleh banser. Mau dipukuli tetapi saya tidak bolehkan," ucap Sutoyo.

Sutoyo menambahkan, selama tiga hari ini, ada dua orang tak dikenal dengan gerak-gerik mencurigakan mondar-mandir di depan rumahnya, di Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

"Ada dua, yang satu nampak bersih pakaiannya. Yang satu pakai pakaian kayak orang gila," kata Sutoyo seraya meminta warga waspada.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X