Caleg Golkar yang Terpilih Dilarang Menikah Lagi, jika Melanggar Akan Dipecat

Kompas.com - 21/02/2018, 17:28 WIB
Dedi Mulyadi saat sungkem kepada Mak Ilah (60), asal Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, yang selama ini mengurus ibunya yang telah berusia 90 tahun, Rabu (7/2/2018) malam. KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHADedi Mulyadi saat sungkem kepada Mak Ilah (60), asal Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, yang selama ini mengurus ibunya yang telah berusia 90 tahun, Rabu (7/2/2018) malam.

PURWAKARTA, KOMPAS. com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan sekitar 1.200 bakal calon legislatif di tingakatan provinsi dan kabupaten/kota untuk Pemilihan Legislatif Tahun 2019 mendatang.

Salah satu persyaratan melalui perjanjian pakta integritas adalah calon legislatif dari Golkar yang terpilih dilarang menikah lagi atau punya istri baru.

"Syaratnya, caleg harus memahami bahasa dan keinginan dari daerah yang diwakili. Satu lagi yang harus diingat; jika terpilih pada Pileg 2019 nanti, wakil rakyat dari Golkar dilarang nikah lagi, alias punya istri baru. Kecuali istrinya meninggal atau kabur," jelas Dedi Mulyadi di sela acara pembekalan bakal calon Golkar di Plaza Hotel BIC, Purwakarta, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, syarat dilarang menikah lahi telah diformalkan melalui tim penjaringan bakal calon legislatif di semua tingkatan, baik bacaleg kabupaten/kota, bacaleg provinsi dan bacaleg DPR RI yang berasal dari dapil di Jawa Barat. Jika nantinya calon legislatif terpilih melanggar aturan tersebut, pihaknya langsung akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).


"Jika nanti ada yang melanggar aturan tersebut, kita akan langsung mem-PAW si pelanggar," ujar Cawagub Jabar nomor urut 4 itu.

Baca juga : Menikah Lagi, Suami Ditusuk Istri dengan Pisau Dapur

Peraturan tak menambah istri bagi anggota dewan yang terpilih adalah bukti komitmen Partai Golkar di Jawa Barat untuk menghargai seorang ibu. Peraturan ini sejatinya juga akan membuat wakil rakyat konsen dalam mengemban tugasnya sebagai wakil rakyat di parlemen.

"Jangan sampai saat berjuang dan masa sulit dengan istri lama, sesudah kaya dan jadi anggota dewan dengan istri baru," ucapnya.

Dedi pun akan memantau para anggota legislatif yang terpilih nanti untuk tak menceraikan istrinya tanpa ada alasan tepat. Jika sampai diketahui ada anggota dewan terpilih melanggar aturan itu, sanksinya langsung diberhentikan dari anggota wakil rakyat.

"Satu lagi, dilarang anggota legislatif menceraikan istrinya tanpa alasan yang kuat. Terkecuali istrinya kabur atau meninggalkannya," tambahnya.

Baca juga : Suaminya Menikah Lagi dengan Tetangga, Remaja Ini Lapor Polisi

Aturan dilarang menikah lagi bagi anggota terpilih ini berlaku bukan hanya bagi bakal calon anggota legislatif pria saja, tapi juga untuk perempuan.

"Caleg perempuan juga sama berlaku pakta integritas ini," pungkas bakal calon gubernur Jawa Barat ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X