Kompas.com - 21/02/2018, 08:51 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Memasuki hari kelima masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah, sejumlah ruang publik di Kabupaten Semarang masih dipenuhi alat peraga kampanye (APK) liar.

Dinas Polisi Pamong Praja dan Panwaslu Kabupaten Semarang hingga saat ini belum bertindak lantaran belum ada Peraturan Bupati (Perbup) Semarang yang mengatur lokasi pemasangan APK.

Seperti diketahui, keluarnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Kepala Daerah yang memuat aturan terbaru penetapan titik dan jenis APK membuat Perbup Nomor 51/2015 tentang APK dan titik pemasangan APK tidak relevan lagi.

"Beberapa bulan lalu kami diundang untuk membahas revisi Perbup ini. Kami belum tahu ada kendala apa hingga sekarang Perbup belum dikeluarkan," kata Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, Rabu (21/8/2018).

Agus mengatakan, pihaknya sudah sejak beberapa bulan lalu mendesak Bupati Semarang untuk segera merevisi Perbup APK yang lama. Bahkan, undangan terkait rencana revisi ini sudah kali kesekian digelar.

Baca juga: KPU Batasi Alat Peraga Kampanye Paslon di Pilkada Jawa Barat 2018

Namun, hingga memasuki hari kelima kampanye, pemasangan APK belum diatur di titik atau lokasi mana saja bisa dipasang.

"Merujuk pada PKPU 4/2017 maupun Perbup 51/2015, pasangan calon kepala daerah dilarang memasang alat peraga kampanye. Lokasinya mana saja, sudah diatur," ujarnya.

Agus menjelaskan, sejumlah APK liar dukungan terhadap pasangan calon maupun calon legislatif sudah terpasang sejak sebelum masa kampanye.

"Sehingga kami masih akan menggunakan aturan yang lama, yakni Perbup Nomor 51/2015," ucapnya.

Agus mengakui, jajarannya hingga ke tingkat Panwaslu Desa/Kelurahan masih sebatas menginventarisasi APK liar tersebut. Jika sudah direkapitulasi, pihaknya hendak berkoordinasi dengan Dinas Polisi Pamong Praja san Pemadam Kebakaran (Dinas Pol PP dan Damkar).

"Sekarang kami inventarisasi dulu, setelah ini kami koordinasikan dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan," tuturnya.

Baca juga: Satpol PP dan Panwaslu Kota Depok Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Sementara itu, Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono menyatakan, draf revisi Perbup ini sebenarnya sudah selesai, tinggal ditandatangani Bupati Semarang Mundjirin.

Ia menjelaskan, materi perubahan Perbup tentang APK ini tidak signifikan dibandingkan Perbup yang lama, hanya pada bagian atau titik penempatan baliho dan spanduk.

"Secara prinsip, tidak ada kendala dan tidak banyak perubahan aturan lama dan baru, dalam PKPU hanya penambahan titik penempatan," kata Gunawan Wibisono.

Kompas TV Putaran 2 Pilkada Tidak Boleh Ada Spanduk
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.