Kasus Abu Tours, Polisi Periksa 43 Calon Jemaah Umrah

Kompas.com - 19/02/2018, 20:27 WIB
Sejumlah calon jemaah umrah Abu Tours and Travel saat melapor ke Mapolres Malang karena gagal diberangkatkan, Sabtu (17/2/2018). KOMPAS.com/Andi HartikSejumlah calon jemaah umrah Abu Tours and Travel saat melapor ke Mapolres Malang karena gagal diberangkatkan, Sabtu (17/2/2018).

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran kepolisian terus menyelidiki kasus Abu Tours and Travel yang gagal memberangkatkan calon jemaahnya untuk umrah. Hingga kini, sudah ada 43 calon jemaah yang sudah diperiksa terkait kasus itu.

"Sampai saat ini ada 43 korban yang sudah datang ke Polres Malang Kota untuk dimintai keterangan," ujar Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Senin (19/2/2018).

Selain memeriksa calon jemaah, pihak Abu Tours akan dipanggil untuk pemeriksaan. "Nanti akan kami lakukan proses penyelidikan dengan mengambil keterangan baik dari saksi-saksi korban maupun dari pihak Abu Tours sendiri," katanya.

Asfuri mengatakan, jika calon jemaah yang gagal diberangkatkan terus bertambah, pihaknya akan membuka posko pengaduan. 

(Baca juga : Korban Abu Tours di Majene Berkumpul untuk Bahas Kelanjutan Nasib Mereka)

"Untuk sampai saat ini belum. Kita menunggu perkembangan. Kalau memang nanti korbannya banyak di Kota Malang kemungkinan bisa kita siapkan untuk posko," ungkapnya.

Berita sebelumnya, sejumlah calon jemaah umrah Abu Tours and Travel melapor ke Polres Malang Kota karena gagal diberangkatkan, Sabtu (17/2/2018).

Pihak Abu Tours membantah telah menggagalkan keberangkatan calon jemaahnya. Mereka mengaku hanya melakukan penjadwalan ulang karena beberapa hal.

Salah satunya karena kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi yang memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 5 persen.

"Mereka ini keberangkatannya reschedule Pak. Jadi kami masih berusaha bagaimana memberangkatkan jemaah kami," kata Kepala Cabang Abu Tours and Travel Malang, Ida Mamba saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (17/2/2018).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
Ridwan Kamil Sarankan Korban Longsor Bogor Direlokasi ke Wilayah Cigudeg

Ridwan Kamil Sarankan Korban Longsor Bogor Direlokasi ke Wilayah Cigudeg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X