Kompas.com - 19/02/2018, 17:19 WIB
Tim Polsek Julok, Kabupaten Aceh Timur, mengamankan 12 jeriken bensin di dalam mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1273 DD di Desa Ulee Tanoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (19/2/2018). KOMPAS.com/MASRIADITim Polsek Julok, Kabupaten Aceh Timur, mengamankan 12 jeriken bensin di dalam mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1273 DD di Desa Ulee Tanoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (19/2/2018).

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim Polsek Julok, Kabupaten Aceh Timur, mengamankan 12 jeriken bensin di dalam mobil Toyota Avanza BK 1273 DD di Desa Ulee Tanoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

Turut ditangkap sopir mobil itu berinisial Zu (28), warga Desa Seuleumak Muda, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Julok, Aceh Timur, Ipda Eko Hadianto, Senin (19/2/2018), menyebutkan, awalnya polisi menerima informasi tentang bongkar muat bensin di salah satu rumah warga di Desa Ulee Tanoh, Kecamatan Julok.

“Patroli rutin kita sedang melintas di desa itu. Lalu ada masyarakat yang cerita bahwa ada aktivitas yang diduga ilegal, yaitu soal bensin di sebuah rumah warga. Maka, kita datangi dan temukan bensin di mobil itu plus sopirnya,” ujar kapolsek.

Baca juga : Polisi Tangkap Lima Pelaku Penyelundupan Sabu di Dalam Botol Maskara

Ketika diminta surat izin angkut dan distribusi bahan bakar itu, sambung Kapolsek, sopir itu tak bisa menunjukkannya.

“Minyak itu akan dibawa dan dijual di Kecamatan Julok, dari sebelumnya minyak itu diambil dari Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur,” terangnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengembangkan penyelidikan, sopir beserta bensin dan mobil dibawa ke Polres Aceh Timur. Kasus itu kini disidik oleh unit tindak pidana tertentu Polres Aceh Timur.

Baca juga : Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Sabu

Sementara itu, Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto membenarkan polisi sedang menyelidiki kasus penyelundupan bensin.

“Penyidikan ini terkait dengan Pasal 53 huruf b, junto pasal 23 ayat 2 huruf b Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Pelaku diancam dengan pidana kurungan 4 tahun penjara atau denda sebesar Rp 40 miliar. Masih terus didalami,” pungkas AKBP Rudi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X