Bertelur Lagi, Seorang Remaja Kembali Dibawa ke Rumah Sakit

Kompas.com - 19/02/2018, 14:38 WIB
Hasil rontgen RSUD Syech Yusuf Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menunjukkan letak dua butir telur di dalam tubuh Akmal, Senin (19/2/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQHasil rontgen RSUD Syech Yusuf Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menunjukkan letak dua butir telur di dalam tubuh Akmal, Senin (19/2/2018).

GAWA, KOMPAS.com — Seorang remaja di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali membuat gempar karena dia bertelur lagi.

Sementara pihak medis menyatakan bahwa fenomena ini dikenal dengan corpus alienium.

Dua tahun lalu, remaja ini pertama kali bertelur sebenyak sembilan butir.

Akmal (14) mengeluarkan telur terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf Sungguminasa pada pukul 11.00 Wita. Sebelumnya, pihak rumah sakit berhasil mendapatkan foto rontgen letak dua butir telur di dalam tubuh Akmal.


"Tadi malam saya bawa ke puskesmas karena sakit perut dan ternyata pihak puskesmas curiga ada telur di dalam perutnya, makanya dirujuk ke sini," kata Rusli, orangtua Akmal.

Baca juga: Kembali Bertelur, Akmal Akhirnya Diperiksakan ke Rumah Sakit

Kini, remaja yang duduk di bangku kelas III SMP ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak rumah sakit mengungkapkan, dalam dunia medis kasus ini disebut corpus alieniun atau fenomena keberadaan benda asing di dalam tubuh.

"Dalam dunia medis hal ini dikenal dengan corpus alienium atau keberadaan benda asing di dalam tubuh manusia dan sampai sekarang ini kami masih melakukan perawatan terhadap pasien hingga satu pekan," kata dr Ratnah Hafied.

Baca juga: Kabar Seorang Bocah 12 Tahun Bertelur Bikin Warga Heboh

Kompas TV Meski berkomunikasi dengan bahasa isyarat, pengunjung malah betah menghabiskan waktu di kafe ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X