Dua Ibu Rumah Tangga Selundupkan 37 Jeriken Miras

Kompas.com - 17/02/2018, 16:15 WIB
Barang bukti miras oplosan jenis sofi yang dikemas dalam puluhan jirigen saat diamankan di Polres Bima Kota, Sabtu (17/02/2018) KOMPAS.com/SyarifudinBarang bukti miras oplosan jenis sofi yang dikemas dalam puluhan jirigen saat diamankan di Polres Bima Kota, Sabtu (17/02/2018)

BIMA, KOMPAS.com - Jajaran Polres Bima Kota mengamankan minuman keras jenis sofi yang dikemas dalam 37 jeriken berukuran besar.

Minuman oplosan yang diselundupkan ke Bima ini diketahui berasal dari Kabupaten Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota, Ipda Suratno mengatakan, penangkapan itu setelah petugas menindaklanjuti informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya pengiriman dan pengakutan miras dari NTT menuju pelabuhan Sape, Bima.

Tak menunggu lama, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan puluhan jeriken berisi minuman oplosan di sebuah mobil truk pengangkut pisang.

Barang bukti tersebut disita oleh anggota Mapolsek Rasanae Barat, saat mobil truk membongkar muatan di pasar Amahami, Kota Bima, Jumat (16/2/2018) sekitar pukul 18.30 Wita.

“Total barang bukti yang diamankan sebanyak 37 jeriken berisi miras oplosan jenis sofi. Per jeriken berisi masing-masing 35 liter,” ungkap Suratno, Sabtu (17/2/2018).

Untuk mengelabui petugas, lanjut Suratno, miras disamarkan dengan tumpukan buah pisang.

Namun, modus pelaku ini berhasil diberbongkar setelah petugas mendendus adanya pengiriman dan pengangkutan miras dari NTT berlayar menuju pelabuhan Sape.

“Dari awal anggota memang sudah curiga, sehingga dibuntuti sampai ke TKP. Setelah digeledah memang benar ditemukan miras dibawah tumpukan pisang,”tutur Suratno

Dia menyebutkan, pelaku penyelundupan miras ilegal ini adalah dua ibu rumah tangga asal Kota Bima. Mereka masing-masing YN (29), warga Kelurahan Rabadompu, dan MJ (40), warga asal Kelurahan Mande.

Atas perbuatannya, para pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolres setempat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Selain pelaku, sopir truk juga ikut periksa.

“Hingga saat ini pelaku masih diperiksa,” ujar Suratno.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Tengah

Regional
Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Regional
Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Regional
Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X