Kompas.com - 16/02/2018, 20:40 WIB
Keluarga almarhumah Adelina Sau, saat mendatangi Markas Polres TTS untuk melaporkan perekrut anaknya. Dokumen RSKeluarga almarhumah Adelina Sau, saat mendatangi Markas Polres TTS untuk melaporkan perekrut anaknya.


KUPANG, KOMPAS.com - Adelina Sau, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal di Malaysia pada Minggu (11/2/2018).

Adelina (21) dilaporkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia.

Sebelum meninggal, dia dilaporkan tidur bersama anjing selama sebulan. Saat hendak dievakuasi tim penyelamat, dia tampak ketakutan. Di tubuhnya terdapat nanah bekas luka bakar.

Polisi setempat kini menyelidiki dugaan pembunuhan terhadap gadis itu.

Juru bicara keluarga Adelina, Ambrosius Ku, mengatakan, Adelina hanya tamatan sekolah dasar (SD).

"Saat Adelina menjadi TKW di Malaysia, hanya menggunakan ijazah SD," ungkap Ambrosius kepada Kompas.com, Jumat (16/2/2018) pagi.

Baca juga: Adelina, TKI yang Meninggal di Malaysia Disebut Pekerja Ilegal

Menurut Ambrosius, Adelina menamatkan pendidikan terakhirnya di SD Negeri Nifukani, Desa Abi, tahun 2012.

Setelah tamat SD, lanjut Ambrosius, orang tuanya tidak mampu membiayai sekolah Adelina sehingga akhirnya Adelina hanya membantu orangtuanya di rumah maupun di sawah.

"Dia (Adelina) tiap hari hanya di rumah sehingga ketika diajak oleh calo dengan tawaran yang menggiurkan untuk bekerja di Malaysia, dia langsung tertarik, meski orangtua tidak setuju," ucapnya.

Saat ini, kata Ambrosius, orangtua dan keluarga sedang menunggu jenazah Adelina diterbangkan dari Malaysia.

Keluarga pun berharap polisi segera menangkap calo yang merekrut Adelina ke Malaysia.

Baca juga: Kerja di Malaysia Sejak 2015, Adelina Tak Pernah Komunikasi dengan Keluarga

Kompas TV Pemerintah Indonesia dan Malaysia kini terus mengawal kasus ini dan akan memastikan hak-hak Adelina Lisau terpenuhi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X