Siapkan Rp 80 Miliar, Pemerintah Pusat Berencana Bangun Bandara di Blora

Kompas.com - 15/02/2018, 21:56 WIB
Ilustrasi bandara KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Ilustrasi bandara


BLORA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengapresiasi dengan baik rencana Kementerian Perhubungan yang akan merealisasikan pembangunan bandar udara (bandara) di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Blora, pada pertengahan tahun 2018. 

Pembangunan bandara ini untuk mengoptimalkan akses transportasi udara bagi masyarakat menyusul meningkatnya investasi dan perekonomian di Jateng.

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan, sebagai bentuk dukungan untuk proyek nasional itu, Pemkab Blora menganggarkan sekitar Rp 5 miliar untuk perencanaan, penataan kawasan bandara, pembangunan landasan, pemagaran, amdal, dan lainnya.

Sementara itu, untuk pengembangan bandara akan menggunakan anggaran dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.


"Rencananya, Maret nanti akan dilaksanakan groundbreaking terlebih dahulu. Terima kasih Bapak Menteri Perhubungan yang akan membangun Bandara Ngloram. Bandara ini sebagai salah satu daya ungkit pertumbuhan ekonomi yang bagus di Jawa Tengah. Jadi nanti kita bisa naik pesawat dari Cepu, tidak harus jauh-jauh ke Semarang dulu," kata Arief di Blora, Kamis (15/2/2018).

Pemerintah pusat berencana membangun dua bandara lagi di Jawa Tengah, yakni Bandara Jenderal Sudirman di Wirasaba, Purbalingga; dan Bandara Ngloram, Cepu, Blora.

"Bandara di Blora tanahnya sudah ada dan saat ini sedang proses desain. Ditargetkan sebelum Lebaran, bandara di Wirasaba Purbalingga dan Bandara Ngloram di Kabupaten Blora bisa mulai dibangun," ungkap Arief.

Baca juga: Pemerintah Segera Bangun Bandara di Gunungkidul

Disiapkan Rp 80 miliar

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Djati Walujastono, menjelaskan, reaktivasi Bandara Ngloram mulai memasuki babak baru. Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 80 miliar. 

Anggaran itu akan dikucurkan pada tahun 2019, diproyeksikan untuk berbagai hal, terutama untuk pengembangan fisik bandara.

Data dari Bappeda Kabupaten Blora menyebutkan, saat ini runway atau landas pacu Bandara Ngloram Blora memiliki ukuran panjang 900 meter dengan lebar 30 meter. Rencananya, landas pacu akan dilebarkan dengan ukuran panjang 1.350 meter dan lebar menjadi 40 meter. Juga disiapkan area seluas 1.500 meter persegi untuk turning area atau area di ujung landas pacu bandara. 

"Untuk pengerjaan ini dibutuhkan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Sisanya Rp 40 miliar untuk pengerjaan proyek lainnya. Seperti pelapisan di landas pacu dan juga taxiway atau sarana penghubung dengan atau tempat parkir pesawat atau apron. Kemudian perluasan apron dari ukuran 50 meter x 70 meter diperluas menjadi 70 meter x 90 meter," kata dia.

Ada juga pengadaan dan pengawasan pagar area sisi udara bandara. Renovasi perluasan gedung terminal, pembangunan gedung, dan pembuatan akses jalan area bandara. Itu belum termasuk perangkat lain, seperti pengadaan kursi dan pembangunan gedung penunjang. 

Halaman:


Terkini Lainnya

Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Regional
Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Regional
Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Regional
Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Regional
Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional

Close Ads X