Dua Korban Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Diperbolehkan Pulang

Kompas.com - 15/02/2018, 18:07 WIB
Gereja Santa Lidwina Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta, sehari setelah peristiwa penyerangan oleh seorang pria, Senin (12/2/2018). KOMPAS.com/Inggried Dwi WGereja Santa Lidwina Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta, sehari setelah peristiwa penyerangan oleh seorang pria, Senin (12/2/2018).


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, sudah memperbolehkan pulang dua orang korban penyerangan di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Trihanggo, Sleman, pada Minggu (11/2/2018) pagi. Masih ada satu korban yang masih dirawat di rumah sakit.

Staf Humas RS Panti Rapih Yogyakarta, Sugeng, menyampaikan, korban yang pulang atas nama Budijono pada Rabu (14/2/2018) dan Romo Edmund Prier juga sudah diperbolehkan pulang pada Kamis (15/2/2018) siang.

"Iya, Mas (Romo Prier), sudah diperbolehkan pulang tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ini tinggal satu orang (Yohanes Tri)," kata Sugeng saat dihubungi Kompas.com, Kamis petang.

Dia menjelaskan, Romo Prier dan seorang korban yang sempat dirawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) kemudian dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU).

"Iya, Romo dan salah seorang pasien sempat dirawat selama dua hari sampai Selasa malam," jelasnya.

Baca juga: Kondisi Korban Pembacokan di Gereja Santa Lidwina Membaik

Kondisi detail pasien yang saat ini masih dirawat merupakan ranah dari pihak medis. Nantinya, jika sudah membaik maka diperbolehkan pulang.

Sebelumnya diberitakan, ada empat orang korban penyerangan di Gereja Santa Lidwina. Tiga di antaranya, yakni Romo Prier, Yohannes Tri, dan Budijono, harus menjalani perawatan intensif.

Setelah kejadian itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sempat menjenguk para korban bersama Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko.

Baca juga: Kisah Heroik Aiptu Munir Lumpuhkan Penyerang Gereja Santa Lidwina Bedog

Kompas TV Densus 88 Mabes Polri mengambil alih kasus penyerangan Gereja Santa Lidwina di Sleman, Yogyakarta.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Regional
Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Regional
3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X