Jual Jamu Gendong di Bogor, Gadis Cantik Asal Wonogiri Bikin Heboh di Medsos

Kompas.com - 15/02/2018, 15:59 WIB
Inilah foto Pratiwi Safarina, gadis asal Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang viral karena berjualan jamu gendong keliling di Bogor. KOMPAS.com/Dokumentasi Pratiwi Safarina Inilah foto Pratiwi Safarina, gadis asal Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang viral karena berjualan jamu gendong keliling di Bogor.

WONOGIRI, KOMPAS.com - Usaha seorang gadis cantik lulusan SMP asal Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berjualan jamu gendong di Bogor menjadi viral di dunia maya.

Pratiwi Safarina (16), gadis manis asal bumi gaplek itu memilih berjualan jamu gendong keliling di Bogor karena orangtuanya tak memiliki biaya untuk menyekolahkannya ke SMA.

"Setelah saya lulus SMP, saya ikut orangtua dan kakak saya di Bogor jual jamu gendong keliling di Jonggol, Bogor," ujar Pratiwi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/2/2018).

Pratiwi mengungkapkan, meski masih berusia belia, dia tidak malu berjualan jamu gendong keliling. Baginya, berjualan jamu gendong menjadi salah satu mencari rezeki yang berkah dan halal.

"Saya tidak malu berjualan jamu gendong keliling. Kan saya tidak mencuri," ungkap Pratiwi.

Baca juga: Cerita Dokter Cantik yang Pilih Obati Penjahat Sakit di Mapolda Metro Jaya...

Menurut Pratiwi, dia pertama kali berjualan jamu gendong sejak enam bulan lalu. Saat pertama berjualan, ia merasa waswas. Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.

Pada awal berjualan, kata Pratiwi, saudaranya mengikutinya selama tiga hari. Selanjutnya, ia berjualan sendiri jamu gendong keliling wilayah Jonggol, Bogor.

"Saya berangkat siang karena pagi masih jaga anak kakak saya. Berangkat naik angkutan umum, turun di sekolah, lalu jalan keliling berjualan jamu gendong," ujar Pratiwi.

Dia mengaku tertarik berjualan jamu gendong setelah melihat rekan-rekanya mendapatkan penghasilan dari hasil berjualan jamu. Ia pun meracik jamu tradisional, mulai dari beras kencur hingga kunir, sendiri alias tanpa bantuan orangtuanya.

"Setelah setahun tinggal di Bogor, saya melihat teman-teman berjualan jamu kok enak. Saya juga ingin memiliki pengalaman bekerja sendiri sebelum nanti menikah.

Setelah enam bulan berjualan, gadis kelahiran Wonogiri, 2 Mei 2001, ini kini sudah mendapatkan banyak langganan. Caranya berjualan yang sopan dan supel menjadikan banyak orang membeli jamu gendongnya.

"Terkadang jamu gendong jualan saya sampai habis. Satu hari bisa dapatkan Rp 100.000," kata Pratiwi.

Berjualan jamu gendong tak hanya mendapatkan sukanya saja, acap kali ia harus menghadapi pembelinya yang usil. Namun, kondisi itu tak membuatnya takut berjualan.

"Hanya digoda-goda saja. Tidak sampai ke fisik," ucap Pratiwi.

Baca juga: Satpol PP Cantik Berkendaraan Moge Ini Siap Amankan Magelang 

Saat ditanya alasan tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan ke SMA, Pratiwi mengaku orangtuanya tak memiliki biaya sekolah. Sebab, penghasilan bapaknya sebagai penjual mainan dan ibunya penjual jamu gendong hanya pas-pasan.

Untuk menggapai cita-citanya, Pratiwi tak akan berhenti berjualan jamu gendong. Putri kedua pasangan Mariman (42) dan Marni (37) itu ingin membuka usaha kios bersama pria idamannya di kampung halaman bila modal sudah terkumpul.

Sejak viral satu pekan terakhir, foto Pratiwi berjualan jamu gendong mendapatkan ribuan tanda suka dari netizen (warganet). Tak hanya itu, ribuan komentar juga datang dari warganet setelah foto gadis asal Wonogiri itu diunggah di medsos.

Komentar bermunculan, ada yang mendukung Pratiwi berjualan jamu hingga mengagumi kecantikannya.

"Subhanalloh cantik banget tukang jamunya. Saya juga tukang jamu," ujar akun Darni Ani dalam komentarnya di grup Kabar Wonogiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

Regional
Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Regional
Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Regional
Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Regional
Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Regional
Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

Regional
Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Regional
4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X