Kompas.com - 15/02/2018, 14:53 WIB
Para kontestan Pilkada Kota Bandung saat duduk berpayung dalam kegiatan kampanye damai di Lapangan Monumen Perjuangan, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPara kontestan Pilkada Kota Bandung saat duduk berpayung dalam kegiatan kampanye damai di Lapangan Monumen Perjuangan, Kamis (15/2/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Para kontestan Pilkada Kota Bandung terpaksa duduk berpayung dalam kegiatan kampanye damai di Lapangan Monumen Perjuangan lantaran panggung yang disediakan panitia roboh tertiup angin kencang.

Semula, panitia sudah membangun tenda bagi para tamu VIP. Acara rencananya digelar pukul 13.00 WIB. Namun satu jam sebelum acara, angin berembus kencang hingga mengakibatkan tenda berukuran 4x12 meter itu ambruk.

"Saya sedang duduk di kursi VIP tiba-tiba angin berembus kencang. Tendanya ikut terbang," ucap Taufik, salah seorang saksi mata saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (15/2/2018).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Rifqi Ali Mubarok mengatakan, tak ada korban dalam insiden tersebut.

"Iya angin berhembus kencang dan tenda kena angin jatuh, di tendanya masih kosong tidak ada orang," ucap Rifqi.

(Baca juga : Ini Daftar Nomor Urut Paslon Pilkada Kota Bandung )

Meski harus kehujanan, sambung Rifqi, panitia sepakat tetap melanjutkan acara. Para kontestan pun tetap antusias mengikuti prosesi kampanye damai itu.

"Tetap lanjut dengan suasana outdoor. Prosesnya tidak memakan waktu yang cukup lama, hanya deklarasi, lalu konvoi sebagai tanda dimulainya masa kampanye," ucap Rifqi.

Dia menjelaskan, kampanye damai merupakan bentuk pernyataan sikap dari para kontestan Pilkada Kota Bandung. Mereka berkomitmen akan menjalankan proses sosialisasi dengan cara positif dan memberikan edukasi politik bagi warga Bandung.

"Kita sama-sama memberikan pernyataan bahwa kampanye itu cinta damai, kampanye penuh makna, kampanye yang ditunggu, dan kampanye dibuat nyaman. Itu komitmen yang harus kita lakukan dan itu disampaikan oleh masing masing paslon," jelasnya. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X